SUARA INDONESIA

Aliansi Rakyat Menggugat Kembali Turun Jalan dan Geruduk DPRD Banjarnegara, Tolak Hasil Pemilu 2024

Iwan Setiawan - 18 March 2024 | 19:03 - Dibaca 649 kali
News Aliansi Rakyat Menggugat Kembali Turun Jalan dan Geruduk DPRD Banjarnegara, Tolak Hasil Pemilu 2024
ARM turun ke jalan menolak hasil pemilu 2024 di Kabupaten Banjarnegara dengan penjagaan ketat oleh petugas keamanan, Senin (18/3/2024). (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, BANJARNEGARA- Untuk kesekian kalinya, puluhan orang yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menggelar aksi menolak hasil Pemilu 2024.

Dengan membawa poster, aksi penolakan hasil pemilu tersebut diawali di depan Masjid Annur Banjarnegara atau kompleks alun-alun menuju gedung DPRD Kabupaten Banjarnegara.

Koordinator lapangan (Korlap) ARM Banjarnegara, Budi Setyawan mengatakan, aksi turun kejalan akan dilaksanakan hingga sampai pada hari penetapan hasil pemilu pada 20 Maret 2024.

Menurut Budi, kedatangan peserta aksi ke gedung DPRD adalah untuk menanyakan sejauh mana aspirasi yang sudah disampaikan sejak awal terkait kecurangan pemilu.

"Aksi ini akan terus kami lakukan, puncaknya 20 Maret 2024 mendatang akan hadir lebih banyak dan di seluruh Indonesia, Aksi serentak se-Indonesia dilakukan merupakan bentuk ketidakpercayaan terhadap KPU maupun Bawaslu," katanya. Senin (18/3/2024).

Dikatakan Budi, ARM seluruh Indonesia menyatakan hak angket sudah jadi keharusan untuk dilakukan mengingat bobroknya demokrasi Indonesia. "Pemilu ini merupakn hasil kejahatan, jadi wajib ditolak," ujarnya.

Peserta aksi akhirnya diterima oleh anggota DPRD yaitu Djatmiko dari PDIP, Slamet dari Partai Demokrat dan Arya dari PPP. Menurutnya, pimpinan DPRD sedang tugas luar.

"Saat ini pimpinan DPRD Kabupaten Banjarnegara sedang ada tugas di luar kota, jadi kami akan menyampaikan aspirasi ARM setelah pimpinan pulang," katanya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Iwan Setiawan
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV