SUARA INDONESIA

Pernah Diperiksa Kejaksaan hingga Saksi Kasus Korupsi di Kampar, Nama Dokter Alimora Jadi Sorotan

Yudha Pratama - 02 April 2024 | 04:04 - Dibaca 391 kali
News Pernah Diperiksa Kejaksaan hingga Saksi Kasus Korupsi di Kampar, Nama Dokter Alimora Jadi Sorotan
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Alimora. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, KAMPAR - Nama Alimora santer terdengar kala pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Riau, mengusut perkara dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Rumbio Jaya tahun 2021 dan 2022.

Namun, hingga kasus ini bergulir, pria yang bergelar Dokter Alimora itu masih bungkam. Ia tidak pernah memberikan tanggapannya. Bahkan, saat dikonfirmasi awak media setelah dirinya diperiksa oleh Kejari Kampar, Alimora masih bergeming. Lantas, siapakah Alimora?

Diketahui, pihak Kejari Kampar tengah mendalami kasus dugaan korupsi BOK di Puskesmas Rumbio Jaya tahun 2021 dan 2022. Progres yang sangat cepat, membuat kasus ini menjadi salah satu perkara yang kini menjadi atensi oleh Kejari Kampar.

Bahkan, kasus ini telah beralih dari status penyelidikan ke tahap penyidikan. Hal itu dipastikan oleh Kasi Pidsus Kejari Kampar, Marthalius, pada 27 Oktober 2023 lalu.

Dari rangkaian kasus tersebut, nama Alimora muncul kala pihak Kejaksaan memanggilnya. Alimora sempat diperiksa kala perkara ini masih berstatus penyelidikan. Dia masuk masuk dalam daftar salah satu orang yang diperiksa Kejari bersama dengan mantan Plt Kadis Kesehatan Kampar, Readel Fitri, serta Rahmat, mantan Plt Kadis Kesehatan Kampar 2021.

Bahkan, sejumlah tenaga kesehatan juga turut diperiksa secara bergiliran oleh tim penyidik Kejari Kampar. Terbaru, Kepala Puskesmas Rumbio Jaya Ade Yulianti juga tak luput dari pemeriksaan.

Belakangan ini, nama Alimora disorot lantaran dirinya bukan kali ini saja disebut dalam putaran kasus BOK. Kala diperiksa, Alimora saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan.

Sebelum kasus Puskesmas Rumbio Jaya ini bergulir, dikabarkan Alimora ini juga pernah memberikan keterangan di muka persidangan pada kasus korupsi pengelolaan dana BOK Puskesmas Kampar Kiri Hulu 1 tahun 2016 – 2018 di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Kala itu dia menjadi saksi. Artinya, nama Alimora bukan kali pertama “disebut” dalam perkara BOK.

Kala menjadi saksi pada sidang, Alimora saat itu menjadi KPA di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2018. Dia dihadirkan ke muka persidangan atas permintaan Jaksa Penuntut Umum Kejari Kampar kepada majelis hakim.

Di sisi lain, semenjak kasus BOK di Puskesmas Rumbio Jaya ini berjalan, Alimora tak pernah bersedia memberikan keterangan ketika pewarta melakukan konfirmasi, ia tampak aman aman saja meski namanya kerap disebut dalam kasus BOK.

Bahkan, hingga kini, Alimora tetap tak ingin memberikan jawaban apapun ketika pewarta mencoba melakukan konfirmasi lewat pesan tertulis via WhatsApp, Minggu 31 Maret 2024. Hingga berita ini ditulis, Alimora juga masih enggan memberikan tanggapannya.

Sebagai informasi, pihak Kejari Kampar memastikan kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Rumbio Jaya tahun 2021 dan 2022 naik ke tahap penyidikan.

Dalam proses perkara ini, banyak sejumlah pihak yang telah diperiksa, termasuk sejumlah tenaga kesehatan. Tujuannya, agar perkara ini menjadi terang siapa siapa saja yang terlibat dalam kasus ini.

“Karena dalam penyelidikan sebelumnya kita juga sudah panggil beberapa pihak. Nah, untuk pengembangan ini kami panggil juga beberapa pihak yang sebelumnya tidak dipanggil dalam penyelidikan,” ucap Martha.

Martha mengaku, pihaknya juga akan melakukan penghitungan kerugian negara dalam kasus ini. “Mungkin ada tindakan lainnya nanti, karena ini sudah masuk ke tahap penyidikan. Termasuk berupaya akan menghitung kerugian negara juga,” jelasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Yudha Pratama
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV