SUARA INDONESIA

Mudik Lebaran, Penumpang di Stasiun Kereta Api Jombang Naik 100 Persen

Gono Dwi Santoso - 02 April 2024 | 14:04 - Dibaca 476 kali
News Mudik Lebaran, Penumpang di Stasiun Kereta Api Jombang Naik 100 Persen
Kedatangan kereta api Dhoho jurusan Surabaya di Stasiun Kereta Api Jombang, Selasa (02/04/2024). (Foto: Gono Dwi Santoso/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, JOMBANG - Idul Fitri 1445 H kurang sebentar lagi. Terpantau sejumlah pemudik mulai memadati Stasiun Kereta Api Jombang untuk pulang ke kampung halaman. Pemudik yang menggunakan kereta api naik signifikan hampir 100 persen.

Salah satu pemudik asal Bali, Ulfa mengatakan, ia memilih mudik lebih awal dengan kereta api karena jadwal kuliahnya libur menjelang Lebaran. "Mudik kali ini saya menggunakan jasa kereta api, karena lebih nyaman dan lebih cepat sampai," ujarnya, Selasa (2/4/2024).

Sementara itu, Kepala Stasiun Jombang, Efandi menjelaskan, masa angkutan Lebaran telah dimulai sejak 31 Maret hingga 21 April 2024. "Biasanya, pemudik menggunakan jasa kereta api jarak jauh tujuan Pasar Senen, Bandung, maupun Banyuwangi. Kenaikan penumpang saat ini mencapai 100 persen," terangnya.

Efandi menambahkan, masa mudik Lebaran tahun ini, PT KAI juga menyediakan kereta api tambahan yang melintas di Stasiun Jombang. “Yaitu KA Pasundan tambahan Surabaya-Kiaracondong. Dan KA Sancaka fakultatif yang biasa berjalan di akhir pekan, sekarang beroperasi setiap hari," paparnya.

Lebih lanjut, Efandi menjelaskan, jumlah penumpang dari Jombang yang menggunakan kereta api jarak jauh sudah mulai mengalami peningkatan. "Pada 31 Maret kemarin, sekitar 1.200 penumpang KA jarak jauh telah berangkat. Pada hari biasa, jumlahnya sekitar 600-700 penumpang," ungkapnya.

Sedangkan hari ini, diperkirakan ada 1.000 penumpang KA jarak jauh tujuan Pasar Senen, Bandung, dan Banyuwangi. “Puncak arus mudik Lebaran di Stasiun Kereta Api Jombang diprediksi terjadi pada 8 April 2024 nanti," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV