SUARA INDONESIA, JEMBER - Ikatan Keluarga Potre Koneng Jokotole Sumenep (Ikapoles) menggelar silaturahmi yang mempertemukan ratusan warga keturunan Sumenep di Kabupaten Jember.
Pertemuan yang berlangsung di kampus Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq pada Minggu (12/4/2026) itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguat identitas kultural diaspora Sumenep.
Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari akademisi, aparat penegak hukum, hingga aktivis sosial. Mereka dipersatukan oleh akar kultural yang sama, yakni asal-usul dari Sumenep, Madura.
Ketua Ikapoles Jember, Joko Soejono, menegaskan bahwa keturunan Sumenep tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia. Menurut dia, perbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk membangun solidaritas.
“Di mana pun berada, keturunan Madura harus tetap terikat dalam semangat persaudaraan. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah,” ujarnya.
Senada, aktivis pendidikan Ilham Wahyudi mengaku bangga menjadi bagian dari komunitas tersebut. Ia menyebut Ikapoles sebagai wadah yang memperkuat rasa kebersamaan sekaligus identitas kultural.
“Di mana pun kita berpijak, selalu ada jejak orang Madura. Itu yang membuat saya bangga. Ikapoles menjadi pengikat kuat di antara kami,” katanya.
Suasana acara kian hidup saat penyair Abdul Latif Anwar membacakan sajak bertema kebudayaan dan persaudaraan. Penampilan itu disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.
Perkumpulan itu, juga didukung penuh oleh keluarga Sumenep seperti Ketua Mahkamah Agung Prof. Soenarto dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Gufron.
Selain itu, dukungan turut datang dari berbagai figur publik lainnya seperti Rektor UIN KHAS Jember Hepni Zein, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal, hingga CEO Suara Indonesia Imam Hairon.
Melalui kegiatan ini, Ikapoles berharap jejaring keturunan Madura semakin solid, tidak hanya dalam menjaga nilai budaya, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan di berbagai daerah. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Fathur Rozi |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi