SUARA INDONESIA, MALANG - Suasana di Home Base Abie Manyu Sawahan, Turen, tampak berbeda pada Sabtu (28/3/2026). Puluhan penghobi olahraga asah otak berkumpul untuk memperebutkan tiket bergengsi dalam seleksi atlet yang digelar oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Domino (Orado) Kabupaten Malang.
Seleksi ini bukan sekadar ajang kumpul biasa, melainkan langkah strategis Pengcab Orado Kabupaten Malang dalam menjaring talenta terbaik untuk berlaga di level yang lebih tinggi.
Ketua Umum Pengcab Orado Kabupaten Malang, Aris Waskito, menegaskan bahwa seleksi ini merupakan persiapan serius menyongsong Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Orado Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.
"Kami ingin memastikan bahwa atlet yang mewakili Kabupaten Malang adalah mereka yang memiliki mental bertanding dan strategi yang matang. Kejurprov tinggal menghitung hari, jadi persiapannya harus maksimal," ujar Aris di sela-sela kegiatan.
Semangat peserta terlihat begitu membara. Atlet-atlet potensial datang dari berbagai penjuru kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. Total terdapat 24 peserta yang terbagi ke dalam 12 tim tangguh yang siap beradu strategi di meja domino.
Untuk menjaga profesionalitas dan sportivitas, panitia menerapkan standar aturan yang ketat. Sebelum kompetisi dimulai, pihak Pengcab membacakan tata aturan "The Law 101", standar regulasi domino yang menjadi acuan resmi dalam turnamen ini.
Keseriusan seleksi ini semakin terlihat dengan kehadiran jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Jawa Timur. Sekretaris Umum Pengprov Orado Jatim, Esti Nalurani, hadir langsung bersama beberapa anggota pengurus lainnya untuk memantau jalannya seleksi.
Kehadiran tim Pengprov ini memberikan motivasi tambahan bagi para peserta, sekaligus memastikan bahwa proses seleksi berjalan sesuai dengan standar organisasi yang telah ditetapkan.(*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi