SUARA INDONESIA

Pasola Sumba: Ritual Perang Tradisional Penuh Adrenalin untuk Memohon Berkah Panen yang Berlimpah  

Aditya Mulawarman (Magang) - 07 December 2024 | 11:12 - Dibaca 1.56k kali
Wisata Pasola Sumba: Ritual Perang Tradisional Penuh Adrenalin untuk Memohon Berkah Panen yang Berlimpah  
Pasola Sumba/(instagram/@berangan_trip)

SUARA INDONESIA, NTT - Pasola adalah tradisi unik masyarakat Sumba, Nusa Tenggara Timur, yang menggabungkan seni perang dan doa. Ritual ini digelar setiap Februari dan Maret, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan permohonan berkah untuk hasil panen yang melimpah. 

Pasola berasal dari kata "sola" yang berarti tombak kayu. Tradisi ini melibatkan dua kelompok pria yang saling beradu di atas kuda, menggunakan tombak tumpul. Dengan keberanian dan keahlian menunggang kuda, mereka memamerkan keahlian bertarung, menciptakan suasana tegang dan penuh energi. 

Sebelum Pasola dimulai, rangkaian upacara adat dilakukan, termasuk memohon restu kepada dewa-dewa dan leluhur. Salah satu prosesi penting adalah melihat kemunculan nyale (cacing laut) di pantai, yang dianggap sebagai pertanda baik bagi hasil panen. 

Pasola bukan sekadar tradisi perang, tetapi juga simbol persatuan dan keseimbangan antara manusia, alam, dan leluhur. Meskipun terlihat keras, tradisi ini sarat makna spiritual dan menjadi atraksi budaya yang menarik wisatawan dari seluruh dunia. 

Pasola memperlihatkan kekayaan budaya Sumba yang unik dan penuh warna. Tradisi ini mengajarkan kita pentingnya menjaga harmoni dengan alam sekaligus melestarikan warisan leluhur. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aditya Mulawarman (Magang)
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV