SUARA INDONESIA

Ekskavasi Situs Watukucur di Jombang, Arkeolog Temukan Struktur Tangga dan Pagar Keliling

Gono Dwi Santoso - 26 October 2023 | 09:10 - Dibaca 920 kali
Advertorial Ekskavasi Situs Watukucur di Jombang, Arkeolog Temukan Struktur Tangga dan Pagar Keliling
Ekskavasi Situs Watukucur di Jombang. (Foto: Gono/Suaraindonesia.co.id)

JOMBANG ,Suaraindonesia.co.id - Balai Pelestarian Budaya Wilayah XI dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang kembali melakukan ekskavasi tahap ketiga di situs Watukucur, Rabu (25/10/2023).

Dalam ekskavasi ini, Arkeolog BPK Jatim wilayah XI menemukan struktur tangga dan pagar keliling bangunan suci sebelum Majapahit dalam ekskavasi. 

Diketahui lokasi ekskavasi situs Watukucur ini berada di Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ekskavasi sendiri dilakukan selama 10 hari oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Jatim wilayah XI.

Arkeolog BPK Jatim wilayah XI, Nurmala mengatakan, ekskavasi kali ini berlangsung 10 hari sejak tanggal 11 hingga 20 Oktober 2023.

Adapun penggalian arkeologi difokuskan terhadap 19 kotak gali seluas 77 meter persegi di sekeliling struktur utama atau bangunan suci. 

"Kami fokus mencari potensi arkeologi di semua sisi struktur utama sekaligus penataan lingkungan," terangnya .

Nurmala menyampaikan, dalam ekskavasi pihaknya berhasil menampakkan seluruh sisa tangga di bagian barat bangunan suci situs Watukucur. "Saat ekskavasi kami menemukan struktur tangga hanya tersisa tapaknya saja, ukuran tapak tangga berbahan bata merah kuno ini 292 cm dari timur ke barat, lebarnya 350 cm dari selatan ke utara," ungkapnya.

"Temuan struktur yang kami duga tapak tangga ini setidaknya menunjukkan orientasi bangunan ini. Bangunan ini menghadap ke barat dengan pintu masuk di sisi barat," imbuhnya.

Nurmala menambahkan, sekitar 10 meter di sebelah barat struktur utama, arkeolog juga menemukan struktur kuno 200 cm dari selatan ke utara. Tebal struktur sekitar 50-60 cm. Sedangkan tinggi struktur yang tersisa hanya 2 lapis bata merah.

"Kami dalam proses tes pit di titik lain untuk membuktikan apakah situs ini berpagar atau tidak," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Senen mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyelamatkan situs cagar budaya dan salah satu wujud nyata adalah dilakukannya ekskavasi terhadap beberapa situs di kabupaten Jombang. 

”Komitmen kami dalam melakukan upaya penyelamatan situs cagar budaya dan potensi arkeologis adalah dengan melakukan ekskavasi," tegasnya. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV