SUARA INDONESIA, PADANG – Pemerintah Kota Padang bersama unsur akademisi, alumni, dan donatur meresmikan 18 unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.
Penyerahan kunci dipimpin langsung Wali Kota Padang Fadly Amran di Kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).
Hunian ini terdiri dari 15 unit di Rimbo Panjang dan 3 unit di Gerbang Langit, disiapkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang dan tanah longsor akhir tahun lalu.
Wali Kota Fadly Amran menyampaikan harapan agar hunian ini menjadi tempat yang nyaman dan awal kebangkitan warga.
Ia menegaskan Hunsela adalah solusi sementara sambil menunggu Hunian Tetap terealisasi, dan Pemko Padang akan terus mengawal pemulihan serta memastikan fasilitas seperti jalan dan air bersih segera tersedia.
"Kami juga akan terus mencari jalan bagi warga yang belum mendapat hunian tetap, baik melalui CSR maupun dukungan dermawan," ujarnya.
Ia sangat mengapresiasi peran DPP IKA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, dan seluruh pihak yang bergotong royong mewujudkan ini.
Ketua Panitia Mairawita melaporkan pembangunan ini didukung berbagai pihak, dan lahan yang digunakan sudah jelas statusnya guna memudahkan pengembangan selanjutnya.
Hingga kini total telah terbangun 38 unit Hunsela sebagai bukti nyata kepedulian bersama.
Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan perguruan tinggi, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta para donatur dan tokoh masyarakat. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Anggun Fitria |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
Komentar & Reaksi