SUARA INDONESIA

Kredit Petani Jawa Timur Capai Target, Komisi C DPRD Jatim Beri Apresiasi

Muhammad Nurul Yaqin - 01 April 2024 | 21:04 - Dibaca 448 kali
News Kredit Petani Jawa Timur Capai Target, Komisi C DPRD Jatim Beri Apresiasi
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika saat sosialisasi BUMD di Banyuwangi. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Penyaluran Kredit Petani Jawa Timur (KPJT) tahun 2023 capai target.

Begitu pula dengan Kredit Sejahtera (Prokesra) yang digagas Pemprov Jatim melalui Bank UMKM Jatim juga capai target.

Suksesnya program kredit untuk petani dan pelaku usaha mikro di Jawa Timur ini mendapat apresiasi dari Komisi C DPRD Jatim. 

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika memberikan penghargaan kepada pemprov karena telah berhasil mencapai target kredit yang telah ditetapkan.

Ia menyebut, realisasi KPJT yang digelontorkan dengan nominal Rp 200 miliar dalam setahun terserap penuh.

“Prokesra dengan plafon Rp 375 miliar, juga sudah penuh,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini saat kegiatan kerja di Banyuwangi, Senin (1/4/2024).

Menurutnya, pencapaian target kredit ini merupakan bukti nyata keseriusan Pemprov Jatim dalam mendukung sektor pertanian dan pelaku UMKM yang merupakan salah satu sektor utama dalam perekonomian Jawa Timur. 

“Kredit yang diberikan kepada petani ini sangat membantu permodalan mereka, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan ekonomi antar wilayah,” cetusnya.

Anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso ini menyebut untuk terus mendukung sektor tersebut pemerintah akan kembali menambahkan pinjaman dengan plafon Rp 400 miliar.

Untuk itu, Yudha mendorong para petani untuk memanfaatkan pinjaman modal dari Bank UMKM Jatim tersebut.

Selain bunga rendah hanya enam persen per tahun, pembayarannya juga tidak memberatkan petani. Para petani bisa membayar disaat ketika sudah panen.

“Bunga rendah enam persen karena disubsidi. Eman-eman kalau tidak diakses oleh petani,” kata Yudha usai acara Partisipasi BUMD untuk pelaku usaha daerah di Banyuwangi.

Komisi C DPRD Jatim juga terus menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat. Bagaimana seluruh petani yang kesulitan di permodalan bisa teratasi dengan PKPJ.

“Begitupun dengan pelaku usaha mikro agar bisa mengakses kredit permodalan di Prokesra. Kita ingin teman-teman pejuang ekonomi ini bisa mendapatkan akses lebih mudah untuk mendapatkan modal guna meningkatkan produksi usaha mereka,” tandasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV