SUARA INDONESIA

Puluhan TK dan SD se-Kabupaten Sumenep Ramaikan Festival Tan Pangantanan

Wildan Mukhlishah Sy - 25 May 2024 | 12:05 - Dibaca 579 kali
News Puluhan TK dan SD se-Kabupaten Sumenep Ramaikan Festival Tan Pangantanan
Festival Tan Pangantanan Sumenep. (Foto: Tangkapan Layar Video YouTube Diskominfo Sumenep)

SUARA INDONESIA, SUMENEP- Sebanyak 43 TK dan SD se Sumenep ikut berpartisipasi dalam gelaran Festival Tan Pangantanan, yang merupakan salah satu rentetan dari Calendar of Event Sumenep 2024, Sabtu (25/05/2024).

Festival Tan Pangantanan di tahun ini, menghadirkan tema “ngopeni enmaenan kona” yang artinya merawat permainan lama. Tema tersebut mengandung arti ajakan bagi masyarakat untuk bersama-sama melestarikan permainan tradisional di Sumenep.

Secara rinci, terdapat 25 kontingen dari siswa-siswi TK dan 18 kontingen dari SD di wilayah daratan Sumenep, yang tampil dalam festival tersebut.

Para siswa-siswi tersebut berdandan dan menggunakan pakaian pengantin khas Sumenep dan diiringi dengan perlengkapan lainnya, seperti seserahan lamaran.

Para pengantin cilik itu nantinya akan berjalan dan menempuh rute sekitar 900 meter, dengan start dari rumah dinas Bupati Sumenep, hingga finish di depan labang mesem.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Agus Dwi Saputra menjelaskan, festival tersebut digelar sebagai bentuk upaya pemkab setempat, dalam melestarikan budaya yang dimiliki oleh Sumenep.

Menurutnya, Festival Tan Pangantanan sendiri dapat menjadi sarana edukasi terhadap masyarakat. Bahwa Sumenep, memiliki sebuah tradisi yang unik dan patut untuk dilestarikan.

Selain itu, kata dia, Festival Tan Pangantanan, juga bertujuan untuk memupuk dan meningkatkan kecintaan masyarakat atas tradisi dan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep, khususnya bagi para calon generasi penerus bangsa.

"Festival ini hadir untuk melestarikan dan meningkatkan kecintaan masyarakat atas kebudayaan daerah Sumenep," jelasnya saat memberikan sambutan, Sabtu (25/05/2024).

Tak hanya merawat dan melestarikan budaya lokal, namun, kegiatan tersebut juga diharapkan akan membantu mendongkrak sektor pariwisata di Sumenep. Sehingga, mampu membawa dampak yang sangat positif bagi perputaran roda perekonomian.

"Diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata yang nantinya juga akan berdampak positif bagi perekonomian," lanjutnya.

Sementara itu, Wabup Sumenep Dewi Khalifah mengaku, dirinya sangat mengapresiasi gelaran Festival Tan Pangantanan yang digagas oleh Disdik Sumenep.

Ia menyebut, Tan Pangantanan sendiri merupakan tradisi budaya Sumenep yang sudah ada sejak tahun 1974 dan perlu untuk dilestarikan.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas festival ini. Kami kira, ini merupakan tradisi budaya Sumenep yang perlu untuk dilestarikan," tutupnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV