SUARA INDONESIA

PCNU Sumenep Ingatkan Dakwah Aswaja Tak Boleh Absen dari Ruang Digital

Wildan Mukhlishah Sy - 02 April 2026 | 22:04 - Dibaca 141 kali
News PCNU Sumenep Ingatkan Dakwah Aswaja Tak Boleh Absen dari Ruang Digital
Halal Bihalal LDNU Sumenep. (Foto: LDNU Sumenep for Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, SUMENEP - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengingatkan pentingnya kehadiran dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di ruang digital. Di tengah derasnya arus informasi, kekosongan narasi keislaman moderat dinilai berpotensi membuka ruang bagi penyebaran paham yang tidak sejalan dengan nilai-nilai NU.

Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Sumenep, Kamis (02/04/2026), yang sekaligus menjadi ajang konsolidasi para kader dakwah untuk memperkuat peran di tengah perubahan zaman.

Ketua PCNU Sumenep melalui Sekretarisnya, Damanhuri, menegaskan bahwa momentum tersebut tidak sekadar menjadi tradisi pasca-Lebaran, melainkan bagian penting dalam merawat kekuatan internal organisasi.

“Silaturrahim bukan sekadar tradisi. Silaturrahim adalah sunnah Nabi, perintah agama, dan cara kita memperkuat ukhuwah,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ukhuwah menjadi fondasi utama dalam menjaga konsistensi dakwah yang moderat dan menyejukkan. Hal itu penting agar seluruh elemen tetap solid dalam membawa misi Aswaja di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam konteks kekinian, ia menilai LDNU memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dakwah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media digital.

“Lembaga Dakwah adalah ujung tombak PCNU yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, baik di desa, kota, maupun ruang digital,” tegasnya.

Ia menambahkan, karakter dakwah NU harus tetap dijaga sebagai dakwah yang mengedepankan kesejukan dan persatuan, bukan sebaliknya.

“Dakwah NU bukan dakwah yang memecah-belah atau menebar kebencian, tetapi dakwah yang merangkul dan menyejukkan,” ungkapnya.

Lebih jauh, PCNU menilai kehadiran dakwah di ruang digital kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Tanpa keterlibatan aktif, ruang tersebut berpotensi dipenuhi konten yang tidak mencerminkan nilai-nilai Aswaja.

“Jika kita tidak hadir di ruang digital, maka ruang itu akan diisi oleh konten yang tidak selaras dengan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” katanya.

Karena itu, LDNU didorong untuk terus meningkatkan kapasitas para dai, terutama dalam memanfaatkan teknologi dan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif. Selain itu, sinergi dengan berbagai pihak juga menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan dakwah.

PCNU Sumenep memastikan dukungan terhadap penguatan peran LDNU akan terus dilakukan, baik dari sisi program maupun pengembangan organisasi, agar dakwah tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Forum ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang membangun visi bersama dan memperkuat barisan dakwah,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV