SUARA INDONESIA

Komitmen Spesial Soto Boyolali Jalin Komunikasi Baik dengan Warga

Lukman Hadi - 29 June 2026 | 21:06 - Dibaca 41 kali
News Komitmen Spesial Soto Boyolali Jalin Komunikasi Baik dengan Warga
Komisi B DPRD Kota Surabaya saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal pembukaan outlet Spesial Soto Boyolali (SSB), Senin (29/6/2026).

SUARA INDONESIA, SURABAYA - DPRD Kota Surabaya meminta komitmen Spesial Soto Boyolali (SSB) yang baru buka di Jalan Kenjeran, untuk memberdayakan warga sekitar. Hal itu diperjelas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi B, Senin (29/6/2026).

Anggota Komisi B, Baktiono menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

"Surabaya ini aman untuk investasi. Pemerintah sudah menyiapkan sistem yang memudahkan, sehingga investor tidak perlu khawatir. Yang penting, semua pihak saling menjaga iklim yang kondusif," kata Baktiono.

Sementara itu penanggung jawab opening outlet SSB, Ardapasa, menegaskan sejak awal pihaknya telah mengedepankan komunikasi dengan lingkungan setempat. Bahkan sebelum menyewa lokasi, ia mengaku telah melakukan pendekatan langsung kepada Ketua RT setempat pada 3 Oktober 2025.

"Kami selalu mengedepankan itikad baik dengan sowan ke RT setempat terlebih dahulu. Kami sampaikan rencana usaha, termasuk komitmen memberdayakan warga sekitar," ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa SSB akan memprioritaskan warga Kapas Madya Baru sebagai tenaga kerja, dengan tetap menyesuaikan standar operasional perusahaan. Ardapasa menyebut, pihaknya telah merealisasikan hal tersebut dan memiliki data tenaga kerja lokal sebagai bentuk transparansi.

Namun demikian, dalam RDP tersebut sejumlah warga masih menyampaikan aspirasi, khususnya terkait harapan agar keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan parkir dapat lebih dioptimalkan.

Menanggapi hal itu, Ardapasa menegaskan pihaknya terbuka terhadap evaluasi dan terus mengedepankan komunikasi dengan lingkungan sekitar.

“Kami tetap berkomitmen memberdayakan warga sekitar dan membuka ruang dialog agar semua bisa berjalan baik,” katanya.

Terkait pengelolaan parkir, Ardapasa menjelaskan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan untuk menjaga standar pelayanan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keterlibatan warga tetap menjadi bagian dari sistem yang dijalankan.

"Parkir adalah bagian dari pelayanan. Karena itu kami standarkan, tapi tetap ada peran warga sekitar dalam pelaksanaannya," jelasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV