SUARA INDONESIA, BUKITTINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di makam Pahlawan Nasional sekaligus mantan Wali Kota Padang, Bagindo Aziz Chan, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kusuma Bhakti, Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini menjadi rangkaian lanjutan peringatan 79 tahun gugurnya sang pahlawan.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan turut dihadiri oleh pihak keluarga almarhum Bagindo Aziz Chan.
Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten 1 Tarmizi Ismail, Kepala Badan Kesbangpol Syahendri Barkah, Kepala Pelaksana BPBD Hendri Zulviton, Kepala Satpol PP Chandra Eka Putra, Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Syani, Kepala Dinas Sosial Eri Sanjaya, serta jajaran Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemko Padang.
Ziarah ini dilaksanakan sebagai wujud penghormatan atas gugurnya Bagindo Aziz Chan pada tahun 1947 silam, saat beliau dengan teguh mempertahankan kedaulatan Indonesia dari tangan penjajah.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan nyata untuk senantiasa mengingat dan menghargai pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan bangsa.
"Kegiatan ziarah dan tabur bunga ini bertujuan agar kita selalu mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya," ujar Maigus Nusai prosesi tabur bunga.
"Tidak hanya sekadar mengingat peristiwa sejarah, semoga hal ini juga memberikan motivasi, dorongan, dan semangat bagi kita untuk mengisi kemerdekaan serta melanjutkan cita-cita dan perjuangan mereka," lanjutnya.
Dalam kesempatan penuh haru tersebut, Maigus Nasir juga menyampaikan pesan mendalam bagi generasi muda.
Ia mengingatkan juga betapa beratnya perjuangan yang ditempuh para pendahulu, khususnya Bagindo Aziz Chan yang gugur setelah mengalami penyiksaan oleh pihak Belanda demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.
"Kita berpesan kepada generasi muda: para pejuang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan segala tantangan, penderitaan, hingga tetesan darah terakhir. Khususnya Bapak Bagindo Aziz Chan, beliau gugur setelah disiksa oleh Belanda," tuturnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, tantangan yang dihadapi generasi saat ini sudah berbeda. Di era kemerdekaan yang penuh kemudahan ini, wujud cinta tanah air harus diterjemahkan ke dalam karya nyata yang positif.
"Kepada generasi muda, mari kita cintai tanah air sebagaimana para pejuang mencintainya. Mereka membuktikannya dengan pengorbanan jiwa dan raga," pinta Maigus.
"Kini, mari kita tunjukkan lewat inovasi, kreativitas, dan gagasan baru untuk membangun serta memajukan daerah dan bangsa kita," pungkas Wakil Wali Kota ini.
Melalui momentum ziarah ini, Pemerintah Kota Padang berharap semangat patriotisme dan keteguhan hati Bagindo Aziz Chan terus hidup, menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bersama. (Adv)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Anggun Fitria |
| Editor | : Satria Galih Saputra |
Komentar & Reaksi