SUARA INDONESIA

Pemkab Cilacap Targetkan Nilai Investasi Tembus Rp 2,2 Triliun Tahun Ini

Satria Galih Saputra - 07 March 2026 | 03:03 - Dibaca 522 kali
Ekbis Pemkab Cilacap Targetkan Nilai Investasi Tembus Rp 2,2 Triliun Tahun Ini
Kepala DPMPTSP Cilacap, Arida Puji Hastuti. (Foto: dok. Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, CILACAP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, di tahun 2026 menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 2,22 triliun dengan fokus utama pada sektor industri. Target ini disusun setelah capaian investasi pada 2025 menembus Rp1,659 triliun.

"Mudah-mudahan bisa tercapai di tahun ini, dan kita juga sedang berupaya menggali banyak investor untuk bisa masuk ke Kabupaten Cilacap," ujar Kepala DPMPTSP Cilacap, Arida Puji Hastuti saat ditemui, Jumat (6/3/2026).

Arida menambahkan, Bupati Cilacap sendiri juga turut serta bergerak untuk bagaimana menyerap investor masuk ke Kabupaten Cilacap. "Jadi tidak mutlak oleh DPMPTSP sendiri," ungkapnya.

"Pak Bupati sendiri juga menjanjikan akan memberikan reward kepada teman-teman ASN yang bisa mendatangkan investor di Kabupaten Cilacap," lanjut Arida.

Menurut Arida, tak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, investasi juga berkontribusi signifikan, khususnya terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Cilacap.

"Kalau investasi banyak, pertumbuhan ekonominya tentu akan meningkat karena banyak lapangan kerja untuk masyarakat di Cilacap, dan otomatis nantinya akan berimbas ke peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Adapun upaya dari DPMPTSP Cilacap untuk mendatangkan minat investor masuk, salah satunya mengikuti forum-forum bisnis, baik di tingkat nasional, provinsi maupun yang diselenggarakan oleh Kementerian. "Kita sampaikan di forum-forum bisnis, potensi yang ada di Cilacap," kata Arida.

Potensi tersebut antara lain pelabuhan, kereta api dan bandara, yang bernilai tinggi. "Kalau yang menjadi andalan itu kan jalan tol ya, mudah-mudahan kalau nanti tol pejagan, kemudian tol getaci tahun ini sudah ada pembangunan, para investor pasti akan tertarik kesini," ujar Arida.

"Kemudian investasi di luar itu, yang di luar jalur resmi forum-forum bisnis, ternyata juga banyak sekali, yang melalui beberapa pihak seperti city mall, dan sudah selesai perijinannya, PBG-nya juga sudah keluar," imbuhnya.

Di lain itu, terdapat sejumlah industri pengolahan yang sudah ditawarkan antara lain, industri pengolahan perikanan terpadu, kemudian industri pengolahan kelapa terpadu, dan industri pengolahan udang terpadu.

Arida mengaku terdapat beberapa investor yang berminat, dan saat ini pihaknya tengah mem-follow up untuk memastikan sejauh mana keseriusan para pelaku usaha di bidang tersebut.

"Kemarin ada dari kelapa terpadu ada dua yang peminatan kesini dari Jembrana, Bali, dan dari Cilegon, sudah penjajakan disini dan kita juga sudah tunjukkan lokasinya," bebernya. 

"Dan mereka menghendaki nantinya kerja sama dengan BUMD, kalau disini CSA yang bisa menampung hasil olahan itu," pungkas Arida. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV