SUARA INDONESIA

TNI AL Bekali Warga Tegal Ilmu Budidaya Udang Vaname, Tambak Ditargetkan Produktif Lagi

Wiwit Kuncoro - 25 June 2026 | 18:06 - Dibaca 30 kali
Ekbis TNI AL Bekali Warga Tegal Ilmu Budidaya Udang Vaname, Tambak Ditargetkan Produktif Lagi
Peserta pelatihan Ketahanan Pangan Maritim sedang melaksanakan praktek di kolam udang vaname milik SUPM Negeri Tegal di Pulo Kodok, Kelurahan Panggung, Kota Tegal, Kamis (25/6/26). (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, TEGAL – Sebanyak 100 warga pesisir Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal mendapat pelatihan budidaya udang vaname dari Pusat Teritorial Angkatan Laut (Pusteral).

Program ketahanan pangan maritim ini digelar selama dua hari tanggal 25-26 Juni 2026. Pembukaan dipimpin Kepala Satuan Pembinaan Ketahanan Wilayah Pusteral, Kolonel Laut (P) Robiyanto, di Aula CA IV Mako Lanal Tegal, Kamis (25/6/2026)

Hadir pula Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Dansatradar Tegal Letkol (Lek) Indra Febrian Nugraha, bersama perwakilan PNKT dan HNSI Kota Tegal.

Materi teori diberikan di hari pertama. Sedangkan di hari kedua, peserta terjun ke tambak udang milik SUPM Negeri Tegal di kawasan Pulo Kodok untuk praktik langsung. Selama praktik, warga didampingi prajurit Pusteral, personel Lanal Tegal, dan instruktur SUPM.

Kepala Satuan Pembinaan Ketahanan Wilayah Pusteral, Kolonel Laut (P) Robiyanto, mengatakan pelatihan ini bagian dari program rutin Pusteral menyasar wilayah pesisir.

Adapun fokus dalam pelatihan tersebut  meningkatkan keterampilan teknis pembudidaya sekaligus pemahaman terhadap regulasi dan teknologi budidaya terbaru.

“Udang vaname kami pilih karena jadi andalan tambak Tegal dan dekat dengan kearifan lokal. Harapannya tidak berhenti di bisa budidaya saja. Harus sampai panen melimpah dan produknya bisa dihilirisasi,” kata Robiyanto.

Ia menegaskan target jangka panjangnya adalah mencetak pembudidaya yang mandiri. Dengan begitu, potensi maritim Kota Tegal bisa dikelola maksimal oleh warganya sendiri.

Pusteral berharap pelatihan ini menjadi pemicu bangkitnya tambak-tambak warga yang selama ini menganggur, sekaligus memperkuat ketahanan pangan maritim di Kota Tegal.

Sementara Danlanal Tegal, Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, menyebut sebagian besar peserta sudah memiliki tambak tapi hasilnya belum optimal.

“Teknologi budidaya cepat berubah. Lewat pendampingan ini kami ingin tambak warga dikelola lebih efektif, efisien, dan menghasilkan,” jelasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wiwit Kuncoro
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV