SUARA INDONESIA

Cabdin Kediri Rangkul LSM dan Media, Sinergi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Phepen - 04 June 2024 | 22:06 - Dibaca 419 kali
News Cabdin Kediri Rangkul LSM dan Media, Sinergi Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Suasana diskusi terfokus yang digagas Cabdin Pendidikan Wilayah Kediri bersama LSM dan awak media. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, KEDIRI- Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri bersama LSM dan sejumlah media menggelar forum diskusi terfokus. Agenda yang ditujukan untuk mendukung pendidikan yang bersih dan berkarakter ini berlangsung di meeting room cabdin, Selasa (4/6/2024).

Kepala Cabdin Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri Adi Prayitno mengatakan, selain bertujuan menjalin silaturahmi, agenda itu juga menyatukan visi dan misi guna menaikkan kualitas pendidikan di Kediri.

“Kami tidak bisa sendiri, namun perlu dukungan media dan LSM untuk menaikkan kualitas pendidikan. Selain itu, kami harapkan kualitas pendidikan juga merata. Jangan hanya wilayah Kota Kediri saja, seakan-akan memiliki sekolah favorit,” ujar Adi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan, yang juga hadir di tempat yang sama menjelaskan, Pemerintah Kota Kediri melalui dinas pendidikan kini menyelenggarakan program belajar 12 tahun dan tidak ada lagi kejadian ijazah ditahan oleh pihak sekolah.

"Kami berharap melalui rekan media dan LSM, didukung atas diselenggarakannya program wajib belajar,” tuturnya

Sementara pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, berjanji akan menambah jumlah sekolah dan menaikkan kualitas pendidikan semua sekolah. “Agar siswa dari Kabupaten Kediri, tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Kota Kediri,” jelas Afril.

Dewan Pengawas Saroja (Sahabat Boro Jarakan) Supriyo, menyampaikan harapannya agar tidak sampai terjadi siswa titipan.

“Suka dan tidak suka, kita harus menyiapkan generasi kita. Bagaimana kepala dinas dan kepala sekolah hari ini diteror, kami merasa prihatin. Kemudian ada kasus temuan KTP dan KK yang mendaftar tidak sesuai kenyataan di salah satu SMA,” ungkap mantan aktivis 1998 ini.

Merespons semua pertanyaan dan pernyataan audiens, Adi Prayitno meminta, agar pihaknya selalu didukung dan dikawal supaya selalu melakukan kebaikan dalam dunia pendidikan.

“Kawal kami dalam menjalankan juknis. Jangan sampai anak tidak sekolah atau putus sekolah. Mohon bantu kami memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait PPDB serta kegiatan pendidikan lainnya,” jelasnya.

Dia mengaku, bakal mengagendakan acara serupa setiap tiga bulan. “Namun dengan syarat, satu tujuan menaikkan kualitas pendidikan yang merata di Kediri,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Phepen
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV