SUARA INDONESIA, MALANG - Gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Malang yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 22 - 23 November 2025 dipastikan bakal berjalan dinamis.
Sejumlah nama potensial mulai santer disebut dan didorong oleh berbagai elemen di internal organisasi untuk maju sebagai ketua periode berikutnya.
Setidaknya, ada empat figur utama yang kini meramaikan bursa pencalonan ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang. Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, mencerminkan spektrum dukungan di tingkat cabang, anak cabang (PAC), hingga ranting.
Figur pertama adalah petahana, Fatkhurrozi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang periode 2021-2025. Ia menyatakan kesiapannya untuk kembali memimpin jika para kader masih mempercayainya.
"Insyaallah siap jika dipercaya lagi mendapat amanah sebagai pemimpin GP Ansor Kabupaten Malang periode berikutnya," ujarnya kepada Suara Indonesia, Selasa (18/11/2025).
Nama kedua yang mengemuka adalah Sukron Fauzi, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Malang saat ini. Sukron mendapatkan dorongan kuat dari beberapa pengurus Ansor di berbagai tingkatan, dari cabang hingga ranting.
Saat ditanya mengenai persiapannya, Sukron memberikan jawaban diplomatis namun penuh semangat: "Gas Terus menuju Ansor satu Kabupaten Malang."
Dua nama lain muncul dari aspirasi kader di wilayah berbeda. Ahsani Fathurrohman atau akrab disapa Gus Sani, santer disebut oleh kader Ansor wilayah Malang Utara. Gus Sani dinilai layak memimpin organisasi badan otonom NU tersebut.
Sementara itu, dari wilayah Malang Selatan, muncul nama Zulham Akhmad Mubarrok (Gus Zulham). Gus Zulham, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Malang dan Pengurus MUI serta Anggota Banser NU, dianggap paling mumpuni oleh para kader di wilayah tersebut untuk menakhodai GP Ansor ke depan.
Kemunculan empat nama ini mengindikasikan antusiasme tinggi dari para kader GP Ansor Kabupaten Malang dalam menyongsong suksesi kepemimpinan organisasi. Konfercab 2025 diprediksi akan menjadi ajang pemilihan yang ketat dan penuh gagasan demi kemajuan organisasi.(*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi