SUARA INDONESIA

Bupati Sumenep Tegaskan Program RTLH Jadi Ikhtiar Bangun Keluarga Produktif dan Sejahtera

Wildan Mukhlishah Sy - 28 July 2026 | 17:07 - Dibaca 43 kali
Pelayanan Publik Bupati Sumenep Tegaskan Program RTLH Jadi Ikhtiar Bangun Keluarga Produktif dan Sejahtera
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, saat berkunjung ke penerima RTLH. (Foto: Ysk untuk suaraindonesia.co.id.

SUARA INDONESIA, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tidak hanya berorientasi pada perbaikan bangunan, tetapi juga menjadi upaya membangun kehidupan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

Komitmen tersebut disampaikan saat Bupati menyerahkan bantuan RTLH secara simbolis kepada warga di Kecamatan Lenteng dan Ganding, Selasa (28/07/2026). 

Program hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep itu menyasar masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang layak.

Menurut Fauzi, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup sebuah keluarga. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu instrumen dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

"Rumah yang layak bukan hanya menjadi tempat berteduh, tetapi menjadi fondasi dalam membangun keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera, sehingga para penerima memanfaatkan sekaligus menjaga dengan baik," kata Achmad Fauzi.

Ia menuturkan, bantuan yang diterima masyarakat hendaknya dimanfaatkan secara optimal, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus bekerja dan berusaha meningkatkan taraf perekonomian keluarga. 

Dengan demikian, program RTLH tidak berhenti pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga mampu mendorong lahirnya kemandirian masyarakat.

Fauzi menambahkan, pemerintah daerah bersama Baznas terus berupaya menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Namun, keberhasilan setiap program pembangunan juga memerlukan dukungan dan partisipasi warga agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Karena itu, Pemkab Sumenep berkomitmen memperluas cakupan program rehabilitasi rumah tidak layak huni sesuai kemampuan anggaran daerah, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman.

"Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas permukiman akan terus menjadi perhatian agar lebih banyak warga memiliki rumah yang layak sekaligus kehidupan yang lebih sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Rahman mengatakan, pada penyerahan simbolis kali ini terdapat empat rumah yang menerima bantuan rehabilitasi, masing-masing senilai Rp20 juta.

Ia menyebutkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026 Baznas telah menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk 66 rumah milik warga kurang mampu dengan total anggaran mencapai Rp1,089 miliar. 

"Realisasi tersebut terdiri atas 13 unit pada Januari, 15 unit Februari, lima unit Maret, 14 unit April, 10 unit Mei, dan sembilan unit Juni sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas hunian masyarakat di Kabupaten Sumenep," tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV