SUARA INDONESIA

Tepis Ketergantungan Digital, Polres Situbondo Ajak Siswa SMAN 2 Perkuat Karakter

Syamsuri - 27 July 2026 | 12:07 - Dibaca 55 kali
Pendidikan Tepis Ketergantungan Digital, Polres Situbondo Ajak Siswa SMAN 2 Perkuat Karakter
Satuan Binmas Polres Situbondo saat ajak para Guru dan  pelajar untuk mereduksi ketergantungan psikologis. (Foto: Syam/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, SITUBONDO - Kepolisian Resor (Polres) Situbondo mengambil langkah preventif guna menyelamatkan kesehatan mental generasi muda dari dampak negatif dunia maya.

Melalui Satuan Binmas, para pelajar diajak untuk mereduksi ketergantungan psikologis terhadap media sosial dan kembali memperkuat karakter berbasis realitas.

Pesan edukatif tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Binmas Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, saat bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 2 Situbondo, Senin (27/7/2026).

Di hadapan ratusan siswa, ia mengupas fenomena digital anxiety atau kecemasan digital yang kian mengintai remaja akibat paparan standar semu di jagat digital.

Dalam amanatnya, Iptu Rachman menyoroti pergeseran nilai di mana sebagian besar remaja kini cenderung lebih memercayai narasi para pembuat konten (influencer) ketimbang petuah dari tenaga pendidik.

Ia mengingatkan bahwa popularitas digital tidak selamanya selaras dengan nilai-nilai kehidupan yang substantif.

Influencer kerap hanya menampilkan visual kesuksesan instan tanpa memperlihatkan proses perjuangan yang nyata. Kebiasaan membandingkan diri dengan realitas semu di media sosial memicu degradasi kepercayaan diri dan rasa cemas berlebih.

"Jangan mencari validasi diri dari angka likes atau jumlah pengikut. Bangun eksistensi kalian melalui prestasi nyata, keluhuran akhlak, dan kerendahan hati. Jadilah pengendali teknologi, bukan sebaliknya," tegas Iptu Rachman.

Kolaborasi Penguatan Karakter
Langkah humanis kepolisian ini mendapat sambutan baik dari pihak otoritas sekolah. Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah,  menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat kontekstual dengan dinamika sosial yang dihadapi anak didiknya hari ini.

Pihak sekolah berharap sinergi ini mampu menumbuhkan imunitas mental bagi para siswa dalam menyaring informasi.

Selain itu, momentum ini diharapkan dapat mengembalikan marwah kehormatan guru serta memperkokoh fondasi moral siswa di tengah arus modernisasi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Syamsuri
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV