SUARA INDONESIA

Angka Kematian Covid-19 di Situbondo Meningkat, Tim Pemulasaraan Jenazah Ngaku Kewalahan

Nawang Wulan - 12 July 2021 | 13:07 - Dibaca 903 kali
Peristiwa Daerah Angka Kematian Covid-19 di Situbondo Meningkat, Tim Pemulasaraan Jenazah Ngaku Kewalahan
Kordinator pemulasaran jenasah Covid-19 Lukman Habsi (Foto: Alifia/ Suaraindonesia.co.id)

SITUBONDO - Meningkatnya angka kematian pasien Covid-19 di tiga rumah sakit rujukan di Kabupaten Situbondo membuat kewalahan Tim Pemulasaran.

Sebab, tim pemulasaran Covid-19 beberapa orang ada yang sedang memulihkan kesehatan setelah kelelahan dan dehidrasi.

Kordinator Pemulasaran Jenasah Covid-19 Lukman Habsi mengatakan, hari ini ada 6 jenasah di Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR), 1 jenasah di Rumah Sakit Elisabeth (RSE) dan 2 jenasah di Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) Situbondo yang akan dimandikan dan dikebumikan.

"Tenaga tim pemulasaran Rumah Sakit Abdoel Rahem saat ini berkurang, karena sedang menjalani pemulihan kesehatan akibat kelelahan. Sehingga terjadi antrian pemulasaran jenasah di RSAS, namun demikian RSAR telah membantukan relawannya," kata Lukman, Senin (12/7/2021).

Sedangkan, untuk pemakaman dilapangan, kata Lukman, pihaknya dibantu dengan keluarga pasien yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

"Keluarga pasien yang ikut mengkuburkan jenasah kita beri APD dan kita tuntun cara pemakamannya," tuturnya.

Untuk itu, Lukman meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, karena saat ini benar-benar darurat Covid-19.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Nawang Wulan
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV

Peristiwa Daerah

View All
EDISI, RABU 30 JULI 2025
30 July 2025 - 22:07
EDISI, RABU 30 JULI 2025
EDISI, 10 JUNI 2025
10 June 2025 - 15:06
EDISI, 10 JUNI 2025
EDISI, 4 JUNI 2025
04 June 2025 - 13:06
EDISI, 4 JUNI 2025
EDISI, 31 MEI 2025
31 May 2025 - 13:05
EDISI, 31 MEI 2025
EDISI, 28 MEI 2025
28 May 2025 - 13:05
EDISI, 28 MEI 2025