SUARA INDONESIA, MALANG - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Malang melakukan perombakan besar-besaran dalam susunan kepengurusannya untuk periode 2026-2031.
Langkah penyegaran organisasi ini ditandai dengan pelaksanaan agenda Kick Off dan Ta'aruf Pengurus yang digelar pada Rabu (8/7/2026). Struktur elit partai tampak mengalami pergeseran signifikan guna memperkuat mesin politik di wilayah Kabupaten Malang dalam lima tahun ke depan.
Perubahan paling mencolok terlihat pada jajaran Dewan Syuro, di mana posisi Ketua yang sebelumnya dijabat oleh Suprapto kini beralih ke tangan Ibnu Mukti.
Sementara itu, Suprapto tetap diakomodir dalam struktur dengan menempati posisi baru di jajaran Pengurus Mustasyar. Pergeseran juga menimpa kursi Sekretaris Dewan Syuro yang sebelumnya ditempati Abdulloh Satar, yang kini digantikan oleh Ali Murtadlo.
Diketahui, Ali Murtadlo sendiri sebelumnya memegang kendali sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Malang, yang posisinya kini resmi diisi oleh Abdul Rokhim.
Dinamika penyegaran struktur tidak berhenti di situ, mutasi posisi juga terjadi pada jajaran Dewan Tanfidz. Jabatan Sekretaris Dewan Tanfidz yang selama ini diamanatkan kepada Kuncoro kini resmi dialihkan kepada Fatkhurrozi, sosok yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Lembaga Kaderisasi Kader (LKK) DPC PKB.
Kuncoro sendiri mendapatkan promosi jabatan dengan naik kelas menjadi Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Malang.
Demi memperkuat soliditas internal, pengurus kabupaten juga merangkul sejumlah figur potensial dari tingkat kecamatan atau Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Beberapa nama yang berhasil menembus jajaran kabupaten di antaranya adalah Mukhlis dari DPAC PKB Kecamatan Tirtoyudo yang diplot sebagai Wakil Sekretaris DPC, serta Miskari dari DPAC PKB Kecamatan Dampit yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB.
Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Malang, Kholiq, menegaskan bahwa perombakan kepengurusan ini merupakan langkah strategis untuk melakukan penyegaran di tubuh partai.
"Komposisi baru ini sengaja dirancang secara inklusif dengan mengakomodir kader-kader potensial dari tingkat bawah agar struktur partai semakin kokoh dan responsif terhadap perkembangan dinamika politik lokal," ujarnya Pria yang akrab disapa Abah Kholiq ini.
Pasca Ta'aruf kepengurusan baru ini, DPC PKB Kabupaten Malang langsung dihadapkan pada target maraton yang cukup padat hingga akhir tahun.
Partai menjadwalkan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) selama satu bulan penuh sepanjang Agustus untuk membentuk kepengurusan baru di tingkat DPAC se-Kabupaten Malang. Setelah itu, pelantikan pengurus tingkat kecamatan tersebut akan langsung digeber pada bulan September mendatang.
Langkah konsolidasi kemudian akan dilanjutkan secara masif ke tingkat akar rumput. Pengurus DPC dijadwalkan turun ke bawah keliling wilayah Kabupaten Malang guna membentuk sekaligus melantik kepengurusan di tingkat ranting atau desa, dengan target penyelesaian total pada Desember 2026.
Menatap masa depan, Abah Kholiq menggarisbawahi bahwa fokus utama pembentukan pengurus ke depan akan memprioritaskan keterlibatan generasi muda atau Gen Z.
"Hal ini untuk memaksimalkan potensi penjaringan pemilih pemula di daerah tersebut," pungkas Abah Kholiq.(*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi