Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda mengalami gejala depresi atau pemikiran bunuh diri, segera hubungi psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental terdekat.
SUARA INDONESIA, BLORA – Warga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang tewas gantung diri di pohon bambu pada Minggu pagi (6/6/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui bernama Sutaji (67), warga setempat.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga korban yang kemudian melaporkannya kepada perangkat desa. Sekretaris Desa Temulus, Sujiarto, segera menghubungi pihak kepolisian setempat.
“Tadi malam korban masih menghadiri acara hajatan. Namun keesokan harinya, ia ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergantung di pohon bambu dengan seutas tali tampar,” ujar Sujiarto kepada petugas.
Kapolsek Randublatung, AKP Sugiyanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya bersama anggota Polsek, Koramil, dan petugas medis dari Puskesmas Randublatung langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Korban murni meninggal dunia akibat gantung diri,” ungkap Sugiyanto, saat dihubungi Minggu (8/6/2025) malam.
Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, korban diduga mengalami depresi berat usai ditinggal wafat istrinya beberapa waktu lalu. Sementara itu, anak-anaknya diketahui tinggal di luar daerah, tepatnya di Kalimantan.
“Korban mengalami tekanan psikologis karena kesepian dan kehilangan pasangan hidupnya. Anaknya juga berada jauh, sehingga korban menjalani hari-harinya sendirian,” imbuhnya.
Usai pemeriksaan selesai, jenazah Sutaji diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis warga, terutama para lansia yang hidup sendiri. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Team Work |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi