SUARA INDONESIA, GRESIK - Seorang balita berinisial BEA (4), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah empang (blumbang) milik warga di Dusun Panggang, Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Informasi dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (21/3/226) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban yang diketahui berasal dari Dusun Talun, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti awalnya bermain sendiri sambil membawa handphone.
“Tidak lama kemudian, orang tuanya mencari keberadaan anaknya,” kata Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).
Warga sekitar mulai menaruh kecurigaan ketika menemukan handphone milik korban. Tak butuh waktu lama, ayah korban, Heru Prasetiyo, kemudian bergegas melakukan pencarian di sekitar lokasi.
“Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di empang milik warga,” jelasnya.
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit (RS) Sehati Gresik. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat terselamatkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.20 WIB. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Mereka juga menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun.
Polisi mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan yang berpotensi berbahaya seperti area perairan terbuka. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Rifki Ahmad |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi