SUARA INDONESIA, MANGGARAI TIMUR -Puluhan warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT memperbaiki jalan rusak secara swadaya, Sabtu (6/6/2026).
Jalan tersebut merupakan jalan provinsi Benteng Jawa–Dampek, yang kondisinya rusak parah selama bertahun-tahun, dan belum mendapat perhatian pemerintah.
Kondisi tersebut mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengendara yang melintas. Oleh karena itu, warga sekitar memutuskan untuk memperbaiki jalan yang rusak itu.
Di bawah panas terik matahari, warga menimbun lubang dan meratakan badan jalan menggunakan sekam padi agar jalan tidak cepat ambles saat hujan.
Adapun dalam memperbaiki jalan tersebut, warga menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop.
"Kami kerja keringat, tenaga gratis," ujar Yohanes, salah satu warga sekitar yang ikut kerja bakti.
Yohanes menyebut aksi swadaya ini bukan prestasi, melainkan bukti pemerintah absen pada infrastruktur paling dasar.
"Ini tamparan keras bahwa pemerintah absen di titik paling vital yaitu jalan," katanya.
Selain itu, aksi tersebut dilakukan lantaran apabila tidak ditangani sendiri, jalan dikhawatirkan semakin rusak dan tidak bisa dilalui.
"Ruas jalan ini merupakan urat nadi perekonomian warga disini, makannya kami berupaya perbaiki sendiri secara swadaya," ungkap Yohanes.
Yohanes mewakili warga meminta adanya perhatian dari pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di wilayahnya tersebut.
"Kami tidak minta pengaspalan. Kalau bisa, tolong kasih 2 ton sekam padi, kalau cuma tanah, 2 kali hujan langsung hancur. Kami capek kerja sia-sia. Pemkab, Pemprov NTT, tolong dengar kami," ucapnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Florianus Edi |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi