SUARA INDONESIA, BANDUNG - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Cucun Ahmad Syamurijal, menyoroti pentingnya ruang inklusif bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan resesnya di GOR Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3/2026).
Dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 itu, Cucun mengaku terkesan dengan penampilan komunitas Dream Work Desa Lengkong, Bojongsoang, yang menampilkan pertunjukan seni di hadapan ratusan peserta.
“Melihat adik-adik dari Dream Work Desa Lengkong beraksi di atas panggung, saya diingatkan kembali bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berkarya,” kata Cucun.
Ia menegaskan, setiap individu memiliki kelebihan masing-masing yang harus diberi ruang untuk berkembang.
“Di hadapan Sang Pencipta dan menurut ajaran yang kita yakini, setiap insan lahir dengan kelebihan dan keilmuan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Cucun, kekuatan Indonesia terletak pada budayanya. Karena itu, pelestarian budaya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kalangan difabel.
Melalui momentum reses tersebut, ia menekankan pentingnya membangun panggung seni yang inklusif sebagai simbol kesetaraan hak.
“Tidak boleh ada sekat. Panggung seni inklusif ini adalah simbol bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berekspresi,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus merawat jati diri bangsa yang berbudaya dan menjunjung nilai kemanusiaan. “Hatur nuhun, Bojongsoang,” ucapnya menutup kegiatan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Sugiyanto |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi