SUARA INDONESIA

Peta Percaturan Politik Jelang Muskab Menghangat, Dukungan Kandidat Ketua Percasi Gresik Menguat

Rifki Ahmad - 02 May 2026 | 00:05 - Dibaca 321 kali
Politik Peta Percaturan Politik Jelang Muskab Menghangat, Dukungan Kandidat Ketua Percasi Gresik Menguat
Wali murid ramai-ramai mendukung Suharto sebagai Ketua Percasi Gresik periode 2026-2030.

SUARA INDONESIA, GRESIK – Peta percaturan politik memperebutkan kursi Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gresik kian menghangat. Setelah pendaftaran resmi dibuka melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk periode 2026–2030, gelombang dukungan terhadap sejumlah kandidat dari komunitas catur mulai bermunculan, termasuk dari para wali atlet.

Sinyal kuat itu terlihat dari komunikasi yang beredar di internal panitia Muskab. Dalam sebuah pesan yang diterima panitia, perwakilan wali atlet mendorong agar proses ini ditindaklanjuti secara serius dan terbuka.

“Baru saja mendapatkan pesan dari wali atlet, monggo kita tindak lanjuti bersama-sama,” demikian isi pesan yang kini menjadi perhatian dalam dinamika pemilihan.

Tak hanya sebatas dukungan, para wali atlet juga mulai mengkonsolidasikan arah pilihan mereka. Salah satu nama yang mencuat adalah Suharto, yang diusung dengan membawa visi besar bagi masa depan catur Gresik.

Dalam rumusan visinya, Suharto menekankan pentingnya membangun organisasi yang profesional, solid, dan mampu berprestasi hingga level internasional. Visi tersebut diterjemahkan dalam sejumlah misi strategis, mulai dari pembenahan tata kelola organisasi yang transparan, peningkatan pembinaan atlet secara berjenjang, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia seperti pelatih dan wasit.

Tak kalah penting, ia juga menyoroti perlunya ekspansi catur ke sekolah dan desa sebagai basis regenerasi atlet, serta membangun kemitraan dengan sponsor guna menopang pembinaan jangka panjang. Seluruh gagasan itu dirangkum dalam satu semangat: “Solid Bergerak, Gresik Berprestasi!”.

Dukungan terhadap gagasan ini bukan tanpa dasar. Sedikitnya 23 hingga 25 wali atlet dari empat sekolah catur di Gresik telah menyatakan sikap. Mereka berasal dari Sekolah Catur Kaisar Kebomas, Patriot Cerme, Bidak Pratama Manyar, serta Brilliant Ujung Pangkah. Kehadiran mereka menjadi indikator kuat bahwa arah kepemimpinan Percasi Gresik ke depan tidak lepas dari aspirasi akar rumput.

Ketua panitia Muskab, Sayuto, menegaskan bahwa seluruh proses tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Setiap calon wajib memenuhi persyaratan administratif serta dukungan organisasi sebagai bentuk legitimasi dalam kontestasi ini.

Menurutnya, Muskab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk menentukan masa depan olahraga catur di Gresik. “Kami berharap proses ini melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu mengangkat prestasi dan menjaga soliditas organisasi,” ujarnya.

Dengan dinamika yang terus berkembang, bursa Ketua Percasi Gresik diprediksi akan berlangsung kompetitif. Tidak hanya menghadirkan figur berpengalaman, tetapi juga membuka ruang bagi gagasan baru yang lebih progresif.

Kini, publik catur Gresik menanti siapa sosok yang mampu menyatukan kekuatan, menjawab harapan wali atlet, dan membawa nama daerah bersinar di papan catur nasional hingga internasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV