SUARA INDONESIA

Bupati H.Hendy Turun Gunung Bagikan SK Kepada Honorer di Kecamatan Sukowono

Lisa Asanul Farida - 27 March 2024 | 15:03 - Dibaca 764 kali
Advertorial Bupati H.Hendy Turun Gunung Bagikan SK Kepada Honorer di Kecamatan Sukowono
Serah terima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Jember H.Hendy Siswanto kepada honorer tenaga kesehatan Puskesmas Sukowono Ratih Diah Palupi (Foto: Imam/Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, JEMBER - Bupati Jember, H.Hendy Siswanto turun gunung bagikan surat keputusan (SK) kepada puluhan tenaga honorer dinas pendidikan dan kesehatan di Sukowono.

Pemberian SK itu, menurut Bupati Hendy merupakan merupakan bagian dari rangkaian dari acara J-Bershodaqoh yang dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan.

Selain itu, SK diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk masyarakat Jember.

"Kita berikan SK ini, agar semangat para guru dan nakes semakin bertambah. Karena kita barengkan sama anggarannya," terang H.Hendy saat memberikan sambutan di Masjid Al-Muttaqin Sukosari Jember, Rabu (27/03/2024).

Hendy membeberkan, anggaran yang disiapkan untuk honorer di Kabupaten Jember tidak sedikit jumlahnya milaran rupiah.

Pihaknya juga merinci, sekitar 3.800 SK guru dan 1.300 SK nakes pada Tahun 2024 akan diberikan se-Kabupaten Jember.

Maka dari itu, pemberian SK tersebut harus dipersiapkan matang dan dianggarkan secara terperinci.

 "Sebelumnya, ada anggaran sekitar Rp 95 miliar untuk SK GTT/PTT. Sementara itu, bisa tembus Rp 100 miliar lebih ditambah SK nakes," ucapnya.

Untuk Kecamatan Sukowono sendiri, SK GTT/PTT 101 orang. Sementara untuk SK Nakes dan Non Nakes secara simbolis diberikan sebanyak 10 orang

Direncanakan, pembagian SK akan diberikan secara bertahap di beberapa kecamatan lewat program yang sama.

Sementara itu salah seorang guru SDN Sukokerto 2 Sri Wahyuni, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Bupati Jember.

Dirinya mengaku tidak menyangka, akan bertemu langsung dan bersalaman dengan orang nomor satu di Jember itu.

"Saya dapat terus SK Bupati. Termasuk hari ini, saya mendapatkan bersama teman lainnya," ucapnya.

Kendati begitu, guru lulusan S1 PGSD ini mengaku tetap akan bersabar menunggu pengangkatan Aparatur Sipil Negara.

"Dua puluh tahun mengabdi. Belum katut ASN.Semoga berikutnya bisa masuk," harapnya.

Perlu diketahui, dalam acara J-Bershodaqoh itu dihadiri dari berbagai pejabat lintas organisasi perangkat daerah.

Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dispendukcapil, Dinas Pendidikan Jember, Otoritas Jasa Keuangan dan Muspika Kecamatan Sukowono.

Selain berkunjung ke Masjid Nurul Amin Sukosari, rombongan J-Shodaqoh juga mendatangi Ponpes Zaidul Ali dan terkahir di Ponpes Raudlatul Ulum Sumberwringin.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lisa Asanul Farida
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV