SUARA INDONESIA

Bupati Ngawi Serahkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Peringatan Hari Koperasi ke-79

M.Ganefudin - 13 July 2026 | 21:07 - Dibaca 168 kali
Advertorial Bupati Ngawi Serahkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Peringatan Hari Koperasi ke-79
Bupati Ngawi serahkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris karyawan koperasi dalam acara peringatan Hari Koperasi ke-79 di Ngawi, Senin (13/7/2026). (Foto: dok. BPJS Ketenagakerjaan)

SUARA INDONESIA, NGAWI - Peringatan Hari Koperasi ke-79 diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngawi di Halaman Pendopo Wedya Graha, Senin (13/7/2026).

Dalam kegiatan ini, selain pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur, juga dilakukan penyaluran bantuan sosial dan penyerahan simbolis manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris tiga karyawan koperasi yang belum lama meninggal dunia. 

Kegiatan ini dihadiri Bupati Ngawi, Ketua DPRD Ngawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, seluruh jajaran Forkopimda Ngawi, seluruh OPD Ngawi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi, dan para pelaku usaha koperasi di Kabupaten Ngawi.

Penyerahan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan tersebut diserahkan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dengan didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi Setyoningsih, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi Sumarsono, S.H., M.Si.

Pertama kepada ahli waris Almarhum Deni Maulana Malik, karyawan Koperasi Produsen Bina Wana Berkah, terus kepada ahli waris Almarhum Siswanto, karyawan KSP Legowo Sabar Subur, dan kepada ahli waris Almarhum Sutarno, karyawan Koperasi Produsen Wono Dadi Berkah.

Disebutkan, dua dari tiga karyawan koperasi yang meninggal dunia itu karyawan koperasi produsen, koperasi penerima hibah bantuan Pemerintah Daerah Ngawi pada tahun lalu.

Amanah Bupati saat itu, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karyawan-karyawati koperasi produsen harus ditindaklanjuti agar terproteksi, karena telah menerima hibah.

Koperasi yang diberikan hibah pada tahun lalu ada sekitar 20 koperasi dari lingkup lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) dan sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian, dalam tahun ini ada dua karyawan koperasi produsen yang meninggal dunia, sementara pada tahun lalu ada 1 orang yang meninggal. 

"Jadi sudah ada tiga karyawan koperasi produsen yang mengalami resiko meninggal dunia, dan santunan atau manfaat jaminan kematiannya sudah kita berikan kepada ahli warisnya," jelas Setyoningsih.

Dia menambahkan, untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi koperasi dan ekosistemnya, BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dan bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi beserta semua pengurus Forum KSP/KSPPS yang sangat aktif kepengurusannya.

"Sinergi dan kolaborasi kami berjalan sangat baik. Kami akan selalu memberikan dukungan terbaik kepada Dinas Koperasi dan pelaku kegiatan koperasi di Ngawi. Di forum kami sering hadir memberikan edukasi, manfaat, merefresh, intensifikasi. Dan apapun program yang baru seperti MLT selalu kita edukasikan, termasuk juga koperasi yang belum jadi peserta menjadi fokus utama agar seluruh karyawannya terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan," papar Setyoningsih.

"Untuk itu kami menyampaikan terimakasih kepada Bupati Ony dan Pemda Kabupaten Ngawi yang selalu berusaha memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek melalui ekosistem dari perkoperasian. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh OPD, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM yang selalu bersinergi dengan kami," lanjutnya.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun, Sevy Renita Setyaningrum, turut mengapresiasi Bupati Ngawi beserta seluruh OPD di Kabupaten Ngawi yang senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Dia berharap sinergi dan kolaborasi akan meningkatkan Universal Coverage Jamsostek di Ngawi. (Gan)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : M.Ganefudin
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV