SUARA INDONESIA

Kejar Target Giling Tebu 1,1 Juta Ton, Pabrik Gula RMI Berharap Cuaca Bersahabat

Arik Susanto - 16 May 2024 | 19:05 - Dibaca 693 kali
Ekbis Kejar Target Giling Tebu 1,1 Juta Ton, Pabrik Gula RMI Berharap Cuaca Bersahabat
Tradisi manten tebu di RMI Kabupaten Blitar, Jawa Timur. (Foto: Susanto/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BLITAR - Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memulai musim giling tebu 2024 dengan target 1,1 juta ton. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan target 2023 yang mencapai 1,25 juta ton.

Penurunan target ini dikarenakan kekhawatiran akan dampak iklim yang tidak bersahabat, seperti musim kemarau panjang yang dapat mempengaruhi produktivitas dan kualitas tebu.

Kami juga tergantung kondisi. Target sebenarnya terukur, karena tahun ini iklim tidak kooperatif. Musim kering panjang dan itu dampaknya ke tebu," ungkap Heri Widarmanto, Factory Manager PT RMI Kabupaten Blitar.

Meski target giling tebu sedikit ditekan, namun RMI optimistis dapat mencapai hasil yang maksimal. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian rendemen 8,25 persen di tahun 2023, menjadikan RMI sebagai pabrik gula dengan rendemen tertinggi kedua di Jawa.

Pada tahun ini, RMI menargetkan rendemen 8,20 persen dengan hasil produksi 90.170 ton gula kristal putih.

"Berbagai hal sudah dipersiapkan dengan matang oleh perusahaan. Dengan harapan dapat mencapai target yang ditentukan. Dukungan dari segala lini sangat diperlukan untuk dapat mewujudkan swasembada gula di Indonesia," ucap Heri.

Selain upaya internal, RMI juga berharap cuaca di tahun 2024 lebih bersahabat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini penting untuk mendukung optimalnya pertumbuhan dan kualitas tebu.

Pembukaan musim giling tebu di RMI diawali dengan tradisi unik bernama "manten tebu". Tradisi ini melibatkan dua orang yang didandani bak pengantin, membawa tebu jantan dan tebu betina, yang kemudian dipertemukan dan dilemparkan ke mesin giling. Tradisi ini merupakan simbol harapan akan musim giling yang lancar dan panen yang berlimpah.

"Ini sebagai seni dan budaya di setiap pabrik gula mau giling. Kami jalankan itu dari tahun ke tahun dengan diakhiri doa bersama," kata Putut Hindaruji, Industrial Relations PT RMI.

Dengan dimulainya musim giling tebu 2024, RMI berharap dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada gula di Indonesia. Dukungan dari semua pihak, termasuk petani tebu dan pemerintah, sangatlah penting untuk mencapai tujuan tersebut. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arik Susanto
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV