SUARA INDONESIA, SUMENEP - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sumenep, terus meroket dalam beberapa waktu terakhir. Diketahui, hingga Selasa (16/09/2025) daging sapi tembus di harga Rp 150 ribu/kg.
Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Anom, Ririn mengatakan, harga tersebut melonjak tajam dibandingkan sebelumnya, yakni kisaran Rp 140 ribu/kg. Dia menerangkan, lonjakan harga itu kemungkinan disebabkan karena mahalnya harga sapi hidup di tingkat peternak dan pasaran.
Menurutnya, kenaikan harga daging sapi kerap kali dikeluhkan oleh konsumen. Bahkan, dirinya khawatir bahwa jumlah pembeli akan terus menurun.
"Kalau harga naik, biasanya pembeli agak menurun. Tapi mudah-mudahan tetap ada yang beli ya," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh Ramli menerangkan, kenaikan harga daging di pasaran dipicu oleh meningkatkan permintaan dari masyarakat, khususnya di momen hari besar seperti Maulid Nabi Muhammad SAW.
Meski begitu, Ramli meminta agar masyarakat tak perlu risau, karena kenaikan harga biasanya hanya berlangsung sementara. Pihaknya juga memastikan bahwa Diskop UKM Perindag Sumenep akan terus melakukan pemantauan di lapangan, guna menjaga stabilitas harga.
"Saya yakin, harga akan kembali normal. Dari sisi pedagang, kami juga akan terus melakukan pemantauan di pasar," tutupnya.(*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi