SUARA INDONESIA, BANJARNEGARA - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Mrica Banjarnegara menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam pohon di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu.
Mengusung tema “Our Power, Our Planet”, kegiatan ini dipusatkan di Desa Pengundungan, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026).
Penanaman pohon kopi dipilih sebagai langkah strategis yang tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Komisaris Utama PLN Indonesia Power, Arif Budiman, mengatakan program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemandirian ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya penyelamatan lingkungan.
"Tingginya sedimentasi dari hulu hingga Waduk Mrica berpotensi mengganggu produksi listrik sekaligus merusak ekosistem kawasan waduk," ujar Arif.
"Melalui program ini, berbagai manfaat dapat dihasilkan secara bersamaan. Karena itu, IIndonesia Power sangat mendukung pengembangannya agar ke depan semakin luas dan memberikan dampak yang lebih besar," lanjutnya.
Sementara Nazrul Very Andhi, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica mengatakan kawasan Dasrayu merupakan wilayah yang sangat subur dengan kondisi tanah yang gembur. Namun, saat terjadi hujan, kondisi ini berpotensi menimbulkan sedimentasi.
"Dipilih tanaman kopi karena termasuk tanaman keras dan non-musiman, memiliki akar yang kuat, serta mampu memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat," katanya.
Menurutnya, pemerintah bersama pihak terkait telah menanam hingga 76 ribu pohon kopi, tidak hanya di Desa Gunungan, tetapi juga di desa-desa lain yang tersebar di lima kecamatan di Banjarnegara.
"Diharapkan, semakin kuatnya akar-akar tanaman tersebut dapat membantu menahan sedimentasi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi