SUARA INDONESIA

Kasus HIV di Sampang Mengalami Kenaikan di Tahun 2022

Hoirur Rosikin - 20 February 2023 | 20:02 - Dibaca 1.19k kali
Kesehatan Kasus HIV di Sampang Mengalami Kenaikan di Tahun 2022
Kantor Dinkes Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, (Foto; Rosy/SuaraIndonesia.co.id)

SAMPANG - Kasus HIV di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mencapai angkat yang cukup tinggi dari tahun sebelumnya, melihat Kabupaten Sampang adalah kota yang jauh dari pusat perdagangan Prostitusi.

Agus mulyadi PLT Kabit Kesmas Dinas Kesehatan (Dinkes) menjelaskan, sasaran yang rentang terhadap masyarakat Sampang bukan hanya dari sekedar narkoba saja, tapi virus HIV juga harus diperhatikan, mengingat virus tersebut menyebabkan kematian dan penularan yang tanpa di ketahui.

"Untuk kasusnya di tahun 2022 mencapai 40 kasus, sedangkan di tahun 2021 24 kasus, ada penambahan di tahun 2022, dan untuk penyebarannya berbeda beda," ucapnya, Saat di wawancarai oleh SuaraIndonesia.co.id, Senin (20/02/2023).

Selain itu penyebab terjadinya kasus HIV tersebut, tidak terlepas dengan orang yang melakukan hubungan yang sambaran, juga maraknya prostitusi saat ini.

"Meskipun di Kebupaten Sampang tidak ada hal seperti itu, tapi tidak kemungkinan, penularan Virus tersebut terjadi di Sampang,"

Agus menegaskan, jumlah yang seperti itu di Kabupaten Sampang, sangat kecil melihat penduduk di Kabupaten Sampang yang begitu banyak.

"Meskipun angka kasus HIV tidak terlalu tinggi, kita harus perlu mencegahnya, masyarakat yang terpapar HIV meskipun di kasi obat, kebanyakan tidak sembuh, karna obat sementara ini hanya untuk memberikan ketahanan tubuh bukan untuk sembuh, untuk sementara obat kasus tersebut masih belum di temukan penawarnya," ujarnya.

"Artinya Untuk melawan virus HIV tersebut, kami melakukan kordinasi dari semua sektor, melakukan sosialisasi dan edukasi, dalam sosialisasi kami juga melibatkan organisasi kepemudaan dan elemen lainnya," imbuhnya.

Agus memaparkan, HIV itu adalah virus yang di temukan dalam tubuh manusia, yang pengobatannya sangat sulit di sembuhkan.

"Dan yang di maksut HIV itu sendiri, ketika orang itu sudah menularkan virus tersebut terhadap orang lain, baru itu teridentifikasi virus, tapi ketika masih belum menularkan masih gejala, dan bisanya HIV itu gampar terpapar penyakit, seperti TBC dan lain lain, kerena imun kekebalan tubuh melemah," pungkasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Hoirur Rosikin
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV