SUARA INDONESIA

Sudah Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Pembacokan Sekuriti Perkebunan di Kalibaru Banyuwangi

Muhammad Nurul Yaqin - 08 November 2023 | 16:11 - Dibaca 1.58k kali
News Sudah Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Pembacokan Sekuriti Perkebunan di Kalibaru Banyuwangi
Ilustrasi pembacokan. (Foto: Pixabay).

BANYUWANGI, Suaraindonesia.co.id - Polisi tengah melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku pembacokan terhadap seorang sekuriti perkebunan di wilayah Kalibaru, Banyuwangi. Polisi telah mengidentifikasi pelaku dan berupaya melakukan penangkapan. 

Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu, 05 November 2023, sore, di Perkebunan Lonsum Indonesia Tbk, Dusun Sumberwuni, Desa Kalibaru Manis. Korban dalam insiden tersebut adalah Misyanto (52), warga dusun setempat.

Kapolsek Kalibaru, Iptu Yaman Adinata mengatakan bahwa Unit Reskrim Polsek Kalibaru tengah  melacak keberadaan pelaku. Karena pascakejadian, pelaku langsung kabur meninggalkan rumah.

"Kami sangat serius dalam penanganan kasus ini. Kami telah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi yang ada. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menangkap pelaku," ucapnya.

Dalam perkara ini, pelaku berjumlah satu orang. Pelaku diidentifikasi berinisial F (25), asal Dusun Sumberwringin, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru.

"Pelaku bukan orang jauh, melainkan warga yang tinggal di sekitar perkebunan. Saat ini sedang kita buru," kata Yaman menegaskan.

Diberitakan sebelumnya, Misyanto (52), sekuriti Perkebunan Lonsum Indonesia Tbk, yang beroperasi di Dusun Sumberwuni, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, dibacok oleh maling yang menggasak buah kelapa di perkebunan setempat.

Misyanto dibacok menggunakan celurit di bagian kelapa hingga alami kritis. Korban harus menjalani operasi di RS Bhakti Husada Krikilan, Glenmore, karena mengalami cedera serius.

Cerita awal, mandor perkebunan memergoki maling yang sedang mencuri kelapa di area perkebunan setempat. Sang mandor mencoba menghampiri pelaku yang sedang mengumpulkan kelapa muda dan diwadahi dalam karung. 

Pencuri itu sempat ditanya-tanyai oleh mandor perkebunan. Saat ditanyai pencuri berdalih mengambil kelapa untuk beli rokok.

"Setelah mengetahui insiden pencurian ini, mandor lantas memanggil sekuriti," ujar Yaman. 

Setelah sekuriti datang, pencuri itu kemudian diinterogasi dan ditegur. Sekuriti sempat menggertak akan melaporkan insiden ini ke polisi. 

Bukannya takut, pencuri itu justru naik pitam. Ia marah dan membacok sekuriti di bagian kepala menggunakan celurit.

"Diduga pelaku tidak terima lantaran ditegur oleh korban, pelaku melawan dan membacok kepala korban. Setelah membacok ia langsung melarikan diri," jelasnya.

Yaman juga menginformasikan kondisi korban terkini pascamenjalani operasi. Saat ini masih dalam tahap pemulihan di RS Bhakti Husada Krikilan.

"Perkembangan kondisi korban sudah membaik. Tapi belum diperbolehkan pulang dari rumah sakit," tandasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Danu Sukendro

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV