SUARA INDONESIA

Ribuan Petani Banyuwangi Serbu Diskon 40 Persen Pupuk Murah Nonsubsidi

Muhammad Nurul Yaqin - 03 February 2024 | 10:02 - Dibaca 1.08k kali
News Ribuan Petani Banyuwangi Serbu Diskon 40 Persen Pupuk Murah Nonsubsidi
Petani bergiliran menebus pupuk nonsubsidi murah di gudang penyangga pupuk Petrokimia Gresik di Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Sabtu (3/2/2024). (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Ribuan petani di Banyuwangi, Jawa Timur, menyerbu gebyar diskon pupuk nonsubsidi di gudang penyangga pupuk Petrokimia Gresik di Desa/Kecamatan Singojuruh, Sabtu (3/2/2024).

Mereka berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mendapatkan satu paket pupuk yang berisi dua karung pupuk jenis Urea dan NPK Phonska Plus.

Di pasaran, pupuk nonsubsidi tersebut dibanderol dengan harga Rp 450 ribu, dalam program pasar pupuk murah ini menjadi Rp 270 ribu.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, Digna Jatiningsih mengatakan, gebyar diskon pupuk nonsubsidi ini diselenggarakan di 27 kabupaten/kota di Indonesia.

“Gebyar Diskon Pupuk 2024 diselenggarakan Pupuk Indonesia bekerjasama dengan pemerintah di berbagai kota digeber selama bulan Januari hingga Februari 2024,” ucapnya.

Di Banyuwangi, gebyar pupuk murah menyasar 5.000 petani. Dipilihnya Banyuwangi, kata Digna, karena salah satu daerah lumbung pangan nasional.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pupuk bagi petani serta memberikan kemudahan para petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam saat ini.

“Rangkaian acara ini sebagai dukungan bagi petani agar bisa mendapatkan hasil yang optimal di musim panen nanti,” ucapnya.

Digna menyebut, pemerintah melalui Pupuk Indonesia memastikan ketersediaan pupuk di seluruh Indonesia, tak hanya pupuk bersubsidi melainkan juga pupuk nonsubsidi.

“Pemerintah membantu memperoleh pupuk dengan mudah guna mendukung program percepatan musim tanam pada awal tahun 2024,” ungkapnya.

Pada kegiatan Gebyar Diskon Pupuk, Pemerintah menugaskan Pupuk Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk nonsubsidi dan mendorong petani agar segera melakukan penebusan pupuk, antara lain dengan menyiapkan pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau.

“Pemerintah juga senantiasa memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi, antara lain dengan cara melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah sentra pertanian,” imbuh Digna.

Digna menyebut, hingga 25 Januari 2024 ketersediaan pupuk bersubsidi dan pupuk nonsubsidi tercatat sebesar 1.956.887 ton ton atau setara sekitar 200 persen dari ketentuan minimum stok yang ditetapkan Pemerintah.

Adapun angka stok ini terdiri dari pupuk bersubsidi sebesar 1.372.909 ton dan pupuk nonsubsidi sebesar 583.978 ton.

Pupuk Indonesia menjalankan program Gebyar Diskon Pupuk sesuai dorongan pemerintah agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat panen bulan april nanti,” tutup Digna. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV