SUARA INDONESIA

Puluhan Pelaku UMKM Ramaikan Bazar Imlek di Kota Madiun

Prabasonta - 08 February 2024 | 16:02 - Dibaca 1.12k kali
News Puluhan Pelaku UMKM Ramaikan Bazar Imlek di Kota Madiun
Puluhan UMKM warga Tionghoa yang berada di jalan Barito, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kotan Madiun, meramaikan bazar Imlek, Kamis (8/2/2024). ( Foto: Yoni Setyo R/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, MADIUN - Puluhan pelaku UMKM Kota Madiun meramaikan bazar Imlek di Jalan Barito atau yang lebih dikenal Gang Tengah Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (8/2/2025).

Pada bazar tersebut, masyarakat terlihat antusias membeli aneka jajanan kuliner khas Tionghoa. Tak hanya warga Tionghoa, penikmat jajanan kuliner juga berasal dari beragam kalangan warga.

Ada suasana berbeda yang terlihat di Jalan Barito, tepatnya masuk wilayah Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Karena jalan tersebut tiap harinya menjadi jalur lalu lintas, baik kendaraan roda dua, roda empat, sepeda angin dan becak.

Namun mulai sore ini, jalan itu disulap menjadi arena bazar Imlek. Para pedagang yang menempati puluhan stand tersebut, merupakan warga Kelurahan Pandean yang rata-rata bermukim di Jalan Barito.

Di sini terlihat rasa kebhinekaan antar warga begitu kuat. Tanpa memandang ras, suku dan agama, mereka dapat menyatu dalam keberagaman budaya tanpa adanya sekat yang ada di Kota Madiun.

Dan para pelaku UMKM dari etnis Tionghoa dapat terwadahi saat menyambut Imlek, sehingga kemeriahannya sangat terasa di Kota Madiun.

Tingginya animo masyarakat Kota Madiun, membuat bazar Imlek serta Festival Kampung Pecinan tersebut dilaksanakan selama tiga hari. Mulai 8 Februari 2024 hari ini, hingga 10 Februari 2024.

Puncak bazar serta festival tersebut, akan dilaksanakan kirab barongsai dan liong. Diawali dari depan Balaikota Madiun di Jalan Pahlawan, Klenteng Hwei Ing Kiong, Jalan Agus Salim dan berakhir di Alun-Alun Kota Madiun.

"Dari puluhan stan yang berjajar di Jalan Barito ini, semua jualan kuliner khas Tionghoa. Meski baru buka tadi, tapi para pembeli sudah silih berganti datang," kata Anita, salah warga etnis Tionghoa yang bermukim di Jalan Barito.

Diharapkan, dari kegiatan tersebut masyarakat dari semua generasi dapat mengetahui, serta belajar sejarah Kampung Pecinan yang berada di tengah Kota Madiun.

Karena dulu, kampung tersebut merupakan pusat perdagangan orang-orang Tiongkok, khususnya yang bermukim di Kota Madiun. Ini dibuktikan dengan adanya sentra produksi kue di Jalan Barito. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Prabasonta
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV