SUARA INDONESIA

Sepekan Langka, Harga Elpiji Melon di Tuban Tembus Rp 25 Ribu 

Irqam - 16 March 2024 | 14:03 - Dibaca 1.60k kali
News Sepekan Langka, Harga Elpiji Melon di Tuban Tembus Rp 25 Ribu 
Elpiji 3 kilogram yang langka di Kabupaten Tuban. (Foto: Istock)

SUARA INDONESIA, TUBAN - Sudah hampir sepekan warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram. Jika pun ada, harganya naik hingga Rp 25.000 per tabung, jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan, yakni Rp 16.000 per tabung.

Di Desa Sugihan, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, misalnya, warga sudah sepekan mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji melon tersebut. Di wilayah Kecamatan Bangilan kondisinya juga sama.

“Kemarin muter-muter cari elpiji tidak ada. Ada pun harganya naik sampai 24 ribu sampai 25 ribu,” kata Purnomo (33), Sabtu (16/03/2024).

Tamami (63), warga Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban juga mengeluhkan hal sama. Ia menyebutkan kelangkaan elpiji 3 kilogram di tempatnya sejak empat hari terakhir.

“Harga elpiji di toko naik, warga kalau beli sampai 25 ribu. Padahal biasanya harga elpiji hanya Rp 16 ribu sampai Rp 17 ribu saja,” ujar Tamami.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Tuban Agus Wijaya menuturkan, kondisi kelangkaan elpiji ini terjadi karena cuaca buruk, sehingga berdampak pada distribusi.

“Memang biasanya di kondisi hujan kemarin, permintaan (elpiji 3 kilogram, red) agak tinggi,” terang Agus.

Saat ini, pihaknya melakukan pengecekan di lapangan dan berkoordinasi dengan Pertamina. Hal itu untuk mencari tahu secara lengkap permasalahan yang terjadi.

“Tetap kita cek dulu, kalau memang jatahnya kurang kita ajukan tambahan. Sudah kami koordinasikan dengan Pertamina untuk kondisi di Jatirogo Barat,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Irqam
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV