SUARA INDONESIA

Sapi Suspek PMK dan Lato-Lato Ditemukan di Pasar Dimoro Kota Blitar

Arik Susanto - 18 March 2024 | 07:03 - Dibaca 502 kali
News Sapi Suspek PMK dan Lato-Lato Ditemukan di Pasar Dimoro Kota Blitar
Kondisi Pasar Hewan Dimoro Blitar. (Foto: Susanto/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BLITAR - Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Jawa Timur, menemukan sapi suspek penyakit menular, yakni penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit lato-lato di Pasar Dimoro Kota Blitar.

Penemuan sapi yang suspek PMK ini, saat petugas melakukan monitoring dan pengecekan kesehatan hewan sapi serta kambing di Pasar Dimoro pada Sabtu 16 Maret 2024 lalu.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi hewan tetap sehat di tengah cuaca ekstrem, serta untuk mengantisipasi penyebaran PMK dan LSD.

"Kami sengaja melakukan monitoring dan pengecekan kesehatan hewan ini sebagai langkah awal menjelang Hari Raya Idul Fitri. DKPP ingin memastikan hewan ternak, yaitu sapi dan kambing yang ada di Pasar Dimoro dalam keadaan sehat. Apalagi kondisi cuaca tidak menentu, potensi memudahkan terjadinya penyakit pada hewan," tutur dia.

Dijelaskan, temuan sapi suspek PMK dan LSD ini diketahui dari kondisi tubuh dari ternak tersebut. Dia memastikan, ternak sapi itu bukan milik warga Kota Blitar, melainkan warga luar Kota Blitar yang sedang memperjualbelikan sapinya di Pasar Dimoro.

Mengetahui hal itu, pihaknya langsung melakukan penanganan dan meminta pemilik segera membawa pulang sapinya ke daerah asalnya dan menjalani karantina selama beberapa hari.

"Langsung kami tangani di tempat. Dan pemilik kami minta agar sapinya di karantina dulu. Selain itu, juga jangan sampai diperjualbelikan dulu," jelasnya.

Selain melakukan monitoring dan pengecekan kesehatan hewan di Pasar Dimoro, DKPP juga akan menggencarkan kembali vaksin PMK dan vaksin LSD. Dewi menambahkan, berdasarkan data, per Februari 2024 pihaknya sudah melakukan vaksinasi PMK terhadap sekitar 1.117 ekor sapi dan kambing. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arik Susanto
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV