SUARA INDONESIA

Polisi Selidiki Legalitas Gudang BBM Solar yang Terbakar di Tuban 

Irqam - 24 March 2024 | 13:03 - Dibaca 1.85k kali
News Polisi Selidiki Legalitas Gudang BBM Solar yang Terbakar di Tuban 
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tuban tengah melakukan pemadaman api di gudang BBM solar di Dusun Biang Kali, Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban yang terbakar. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, TUBAN - Kepolisian Resor Tuban menyelidiki penyebab terbakarnya gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Dusun Biang Kali, Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Legalitas dari gudang itu juga diselidiki.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap gudang BBM yang terbakar tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kita masih melakukan penyelidikan terkait legalitas gudang itu. Guna menentukan apakah gudang itu berizin atau tidak,” kata Rianto saat dihubungi, Sabtu (23/03/2024) malam.

Selain menyelidiki gudang BBM solar itu ilegal atau tidak, lanjut Rianto, polisi juga mendatangi lokasi terbakarnya gudang BBM milik warga setempat bernama Ahmad Irfan ini, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

“Saya sudah ke TKP, sama piket Reskrim sama Tim Identifikasi,” ungkap perwira berpangkat balok tiga di pundak ini.

Rianto menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran gudang BBM solar yang diduga ilegal terjadi pada Sabtu 23 Maret 2024 sekitar pukul 15.30 WIB. Percikan api diketahui pertama kali diketahui oleh para pekerja gudang yang melakukan aktivitas bekerja.

Saat itu, para pekerja tiba-tiba melihat api muncul kobaran api dari drum yang berisi solar. Melihat hal itu, mereka langsung berusaha memadamkan api. Namun api itu justru semakin membesar. 

“Pekerja langsung minta pertolongan dari tetangga. Kemudian melaporkan ke Polsek Senori dan Damkar Tuban,” jelas Mantan Kapolsek Jenu ini.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban yang tiba di lokasi melakukan pemadaman. Alhasil, sekitar pukul 17.00 WIB api berhasil padam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu. Hanya saja 20 bul (wadah solar berukuran besar) dan 10 drum berisi solar, dengan kerugian ditaksir Rp 19 juta. Tak hanya itu, satu bangunan rumah hangus dilalap si jago merah. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Irqam
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV