SUARA INDONESIA

Keamanan Perairan Timur Jawa Terus Diperkuat, Lanal Banyuwangi Ketambahan Alutsista KAL Sembulungan

Muhammad Nurul Yaqin - 02 April 2024 | 12:04 - Dibaca 421 kali
News Keamanan Perairan Timur Jawa Terus Diperkuat, Lanal Banyuwangi Ketambahan Alutsista KAL Sembulungan
Pengukuhan KAL Sembulungan di Dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi, Selasa (2/4/2024). (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Kapal Angkatan Laut (KAL) baru yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba di perairan Banyuwangi. Ya, kapal tersebut bernama KAL Sembulungan II-5-42.

Penyambutan KAL Sembulungan dilakukan di Dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi, Selasa (2/4/2024), sekaligus pengukuhan kapal yang diproduksi dari Batam, Kepulauan Riau itu.

Peresmian KAL Sembulungan dilakukan oleh Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah bersama Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen TNI Marinir Joni Sulistiawan, dan Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz.

Kedatangan KAL baru ini menambah alutsista Armada Perang Republik Indonesia (RI) yang akan memperkuat Satuan Patroli (Satrol) pertahanan dan keamanan teritorial di wilayah kerja Lanal Banyuwangi di bagian timur Jawa.

Danlantamal V Brigjen TNI Marinir Joni Sulistiawan mengatakan, KAL Sembulungan dibuat dengan teknologi modern dan baru diterima Lantamal V Surabaya pada Februari 2024 lalu.

“KAL Sembulungan kemudian dialokasikan untuk Lanal Banyuwangi. KAL ini untuk memperkuat operasi penegakan hukum dan keamanan di laut di wilker (wilayah kerja) Lanal Banyuwangi,” kata Joni usai pengukuhan.

Joni menjabarkan, KAL Sembulungan ini merupakan salah satu jenis Kapal yang memiliki panjang 28 meter, lebar 6,20 meter dengan kecepatan maksimum 28 knot, diperkuat dengan 1 unit Meriam 20 mm, 2 Unit Meriam 12,7 mm, dan daya tampung ABK 15 orang.

“Kapal ini diproduksi dari dalam negeri yakni oleh PT Citra Shipyard Batam. Dibuat dengan teknologi terkini dan dilengkapi dengan beberapa persenjataan yang ada,” cetusnya.

KAL Sembulungan sudah teruji baik kekuatan dan kelayakan. Kapal ini sudah berlayar dari perairan Batam sampai Banyuwangi dengan melintasi selat Malaka yang ombaknya cukup besar.

“Tentunya dengan kapal yang panjangnya hanya 28 meter ini cukup riskan sebenarnya melintasi selat Malaka yang cukup besar. Tapi buktinya sampai sini (Banyuwangi). Jadi soal kualitas, kekuatan dan kelayakan sudah teruji,” tegasnya.

KAL Sembulungan, kata Joni, ditempatkan di wilayah kerja Lanal Banyuwangi yang meliputi perairan Banyuwangi, Situbondo hingga Probolinggo bukan tanpa alasan. 

Banyuwangi merupakan perbatasan antara Jawa dengan Bali, mobilisasi kendaraan cukup padat. Sehingga jaminan keamanan di sektor laut juga perlu ditingkatkan dan diperkuat.

“Dan juga potensi Kerawanan di Lanal Banyuwangi, dari Paiton (Probolinggo) ke sini (Banyuwangi) banyak pergerakan kapal-kapal yang membawa barang jenis apapun, baik legal maupun ilegal. Dan itu kita cegah agar barang-barang ilegal tidak masuk di wilayah maritim kita,” cetusnya.

Diakui Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz, keberadan KAL Sembulungan di jajaran Lanal Banyuwangi dapat memperkuat alutsista dalam menjaga wilayah kerja mereka. Apalagi saat ini mendekati Lebaran.

“KAL Sembulungan langsung kita operasikan untuk pengamanan mudik Lebaran di perairan selat Bali, patroli laut akan kita lakukan dalam waktu dekat,” cetusnya.

Keberadaan KAL Sembulungan ini menambah alutsista yang ada di Lanal Banyuwangi. Sehingga kini Lanal Banyuwangi memiliki dua KAL, satu lagi KAL Rajegwesi.

“Total Kapal Angkatan Laut ada dua, KAL Rajegwesi dan terbaru KAL Sembulungan. Untuk kapal kecil ada 4. Total ada 6, itu kita operasikan semuanya mengamankan mudik Lebaran di kawasan perairan,” cetusnya.

Keberadaan KAL Sembulungan disambut baik Pemkab Banyuwangi. Wabup Sugirah yang mewakili Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku beruntung dengan kehadiran armada tersebut.

“Kehadiran KAL Sembulungan ini menjadi amunisi baru membantu menjaga keamanan di laut Banyuwangi, memberikan kenyamanan, dan ketentraman kepada masyarakat. Pemda tentu sangat mendukung,” tegasnya.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV