SUARA INDONESIA

Atasi Dampak El Nino, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Pompa Air dan Traktor kepada Kelompok Tani

Satria Galih Saputra - 29 April 2024 | 23:04 - Dibaca 601 kali
News Atasi Dampak El Nino, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Pompa Air dan Traktor kepada Kelompok Tani
Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri saat menyerahkan bantuan traktor secara simbolis kepada Ketua kelompok tani. (Foto: istimewa)

SUARA INDONESIA, CILACAP - Dampak El Nino ekstrem yang terjadi sejak Juli 2023 rupanya berdampak terhadap pertanian di sejumlah daerah. Termasuk di Cilacap, Jawa Tengah. 

Kondisi itu memicu musim tanam padi mengalami kemunduran. Hal tersebut dikarenakan hujan yang datang terlambat atau hujan yang belum merata, sehingga ketersediaan air belum mencukupi untuk pertanaman padi.

Mensikapi permasalahan tersebut, Pemkab Cilacap melalui Dinas Pertanian setempat menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa pompa air dan traktor kepada kelompok tani yang tersebar di wilayah setempat. 

Bantuan diserahkan langsung oleh Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri secara simbolis kepada sejumlah Ketua kelompok tani di halaman Dinas Pertanian, Senin (29/4/2024).

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari pompa air hibah sebanyak 116 unit, pompa air brigade 80 unit, traktor roda dua 5 unit dan traktor roda empat sebanyak 9 unit. 

"Bantuan ini selain untuk perluasan area tanam, juga untuk meningkatkan indeks pertanaman," kata Kepala Dinas Pertanian Susilan.

Diharapkan nantinya kuantitas panen dapat bertambah dari sebelumnya. "Jadi yang semula dua kali setahun, menjadi tiga kali atau bisa lebih," ujar Susilan.

Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri dalam kesempatannya, meminta agar bantuan Alsintan yang telah diberikan tersebut dapat dirawat dengan sebaik-baiknya oleh semua anggota dari kelompok yang menerima.

"Kalau dirawat dengan baik, tentu alat-alat ini bisa awet dan terus dipakai serta bermanfaat. Mudah-mudahan petani kita semakin sejahtera," kata pria yang akrab disapa Awal ini.

Awaluddin berharap hasil produksi padi dapat meningkat ke depan. "Kalau produksinya meningkat, otomatis ketersediaan padi banyak," ujarnya. 

"Usahakan kalau bisa jangan sampai kurang, karena akan menyebabkan harga naik dan inflasi," tutup Awaluddin. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV