SUARA INDONESIA

Tingkatkan Produktivitas Padi Melalui Pompanisasi, Mentan Targetkan Dua Juta Hektare Lahan

Moh.Ridwan - 14 May 2024 | 23:05 - Dibaca 539 kali
News Tingkatkan Produktivitas Padi Melalui Pompanisasi, Mentan Targetkan Dua Juta Hektare Lahan
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman beserta Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, saat menanam padi di areal persawahan kabupaten setempat. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, BANGKALAN - Untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi, Kementerian Pertanian bakal memperluas areal tanam hingga dua juta hektare di Jawa Timur. Melalui program pompanisasi akan mendongkrak produktivitas padi khususnya di kabupaten Bangkalan. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Amran Sulaiman saat berkunjung di Kabupaten Bangkalan, tepatnya di Desa Kencat, Kelurahan Bancaran, Selasa (14/5/2024).

Dalam kunjungannya, Amran menyampaikan empat persoalan yang sering dihadapi petani. Diantaranya mengenai masalah pupuk, penyediaan alat pertanian, pompanisasi, serta dampak El Nino. Oleh karena itu, perlu perhatian dan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Dalam menyikapi persoalan pupuk, pemerintah pusat sudah menaikkan kebutuhan pupuk petani hingga dua kali lipat atau peningkatan 100 persen. Mulanya persediaan 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton.

Adapun untuk mengatasi El Nino yang membawa dampak bagi pertanian yang dapat mengurangi produktivitas pertanian dan berdampak pada pemenuhan pangan. Solusinya dengan perluasan areal tanam melalui pompanisasi.

"Sawah-sawah tadah hujan yang sebelumnya hanya bisa menanam dan panen satu kali, melalui pompanisasi bisa 3 kali panen dalam setahun," terangnya.

Arman memaparkan, jika luas areal tanam 20 ribu hektare bisa dua kali tanam, maka akan ada potensi 40 ribu hektare areal tanam. Jika dikalikan produktivitas per hektare lima ton akan menghasilkan 200 ribu ton. Jika dikalikan dengan harga gabah Rp 6.000 per tahun akan ada Rp 1,2 triliun beredar di Bangkalan.

"Jika terealisasi di seluruh Indonesia ditambah dengan pemanfaatan lahan tidak terpakai seperti lahan rawa seluas 10 juta hektare akan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," paparnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie mengungkapkan, untuk mendukung kemajuan dan kondisi pertanian di Kabupaten Bangkalan pemkab Bangkalan mengajukan beberapa bantuan.

Adapun bantuan yang digelontorkan berupa 10 unit hand tractor, lima unit traktor roda empat, dua alat combine harvester termasuk pemenuhan pompa air untuk mengaliri irigasi di 21 ribu hektare sawah tadah hujan di Bangkalan.

"Untuk stok beras Bangkalan sangat aman dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga terus membangun kerja sama dengan berbagai investor di bidang pertanian salah satunya yakni kedelai dengan PT Hudson," ungkapnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Moh.Ridwan
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV