SUARA INDONESIA

DPP Larang Kader Main Proyek MBG, PDIP Gresik Pastikan Tegak Lurus

Rifki Ahmad - 13 March 2026 | 03:03 - Dibaca 361 kali
News DPP Larang Kader Main Proyek MBG, PDIP Gresik Pastikan Tegak Lurus
Ketua DPC PDiP Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat menghadiri acara konsolidasi dan buka bersama DPC PDIP di Hotel Khas Gresik. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, GRESIK - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gresik, memastikan komitmen tegak lurus menjalankan surat edaran (SE) instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Komitmen itu terkait larangan pemanfaatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Pernyataan ini disampaikan Ketua DPC PDIP Gresik, Fandi Akhmad Yani, menanggapi arahan pusat mengenai keterlibatan kader dalam program nasional tersebut. Artinya tidak ada kader baik pengurus maupun anggota partai yang terlibat secara langsung dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG di Kabupaten Gresik.

“Tidak ada kader kita yang berbisnis MBG,” kata Fandi Akhmad Yani usai acara konsolidasi dan buka bersama DPC PDIP di Hotel Khas Gresik, Kamis (12/3/2026).

Ia menekankan bahwa instruksi dari DPP merupakan keputusan organisasi yang bersifat mutlak dan wajib dilaksanakan oleh seluruh struktural partai di daerah. Sehingga seluruh kader maupun anggota harus menfaati dan komitmen tegak lurus.

“Kita sudah cek setelah adanya surat edaran DPP, dan tidak ada kader PDIP Gresik yang berbisnis MBG,” tegasnya.

PDIP Gresik, lanjut dia, saat ini tengah fokus menyiapkan program-program kerja partai guna memperkuat basis internal sebagai langkah kesiapan menghadapi kontestasi pemilu 2029. Termasuk mengikuti intruksi DPP untuk lebih intens turun berbaur dan merangkul seluruh elemen masyarakat.

“PDIP Gresik sangat terbuka, fokus kita saat ini adalah menjalankan program-program partai. Sekaligus sesuai intruksi DPP, pengurus dan kader PDIP harus sering-sering turun ke masyarakat,” terangnya.

Selain itu, ia menekankan agar seluruh kader maupun pengurus solid memperkuat kerja-kerja politik dan organisasi secara kolektif. Para kader juga harus lebih intens melakukan konsolidasi, mempersiapkan strategi jangka pendek dan panjang, serta peka terhadap dinamika politik daerah.

“Kemajuan organisasi adalah solid. Maka saya tekankan kepada seluruh kader dan pengurus agar tidak alergi kepada orang baru, rangkul semua, dan kita harus sering-sering turun ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Rifki Ahmad
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV