SUARA INDONESIA, BANYUWANGI – Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang sempat terjadi dalam beberapa hari terakhir kini berhasil diatasi. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh kendaraan sudah masuk ke area buffer zone dan tidak ada lagi antrean di luar kawasan pelabuhan.
Berdasarkan pemantauan pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, arus lalu lintas menuju pelabuhan terpantau lancar. Seluruh kendaraan telah terdistribusi dengan baik di Buffer Zone Kargo, sehingga pergerakan menuju dermaga berlangsung lebih tertib dan terukur.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan bahwa kondisi ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mengurai kepadatan secara bertahap.
"Penguraian antrean ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami terus memastikan layanan berjalan optimal," ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan. Ia menegaskan bahwa sejak pukul 16.00 WITA, tidak ada lagi antrean kendaraan di luar area pelabuhan karena seluruhnya telah tertampung di dalam buffer zone.
Untuk menjaga kelancaran arus, sejumlah langkah strategis terus diterapkan, seperti percepatan waktu layanan kapal di dermaga, pengoperasian kapal tambahan. "Kami juga menerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan durasi lebih singkat guna mempercepat proses bongkar muat," tutur dia.
Aan juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kepolisian, operator pelabuhan, hingga masyarakat yang turut mendukung kelancaran pengaturan di lapangan.
Dari sisi operasional, data Posko Gilimanuk selama 14 jam pada H-3 (18 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB) mencatat sebanyak 144 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan Bali–Jawa.
Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 48.230 orang atau meningkat 37,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 35.090 orang.
Kenaikan juga terjadi pada seluruh jenis kendaraan. Tercatat sepeda motor sebanyak 11.343 unit (naik 35,0 persen), kendaraan roda empat sebanyak 4.237 unit (naik 26,9 persen), truk 613 unit (naik 67,9 persen), serta bus sebanyak 320 unit (naik 35 persen).
Secara total, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 16.513 unit atau meningkat 33,8 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 12.341 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3 pukul 14.00 WIB, total penumpang yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa tercatat mencapai 431.628 orang atau naik 3,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 139.405 unit atau mengalami kenaikan sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun lalu.
ASDP menegaskan akan terus menjaga performa layanan melalui koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam menghadapi periode puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pengguna jasa juga diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan bersama. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Muhammad Nurul Yaqin |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi