SUARA INDONESIA

Dukung Ketahanan Pangan, Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro Borong Telur Asin UMKM di Kesongo

Aji Susanto - 23 July 2026 | 11:07 - Dibaca 38 kali
News Dukung Ketahanan Pangan, Dansatgas TMMD 129 Bojonegoro Borong Telur Asin UMKM di Kesongo
Dansatgas TMMD kunjungi pelaku UMKM telur asin di Desa Kesongo. (Foto: Aji/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BOJONEGORO – Di sela-sela peninjauan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Dansatgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, melakukan aksi nyata dalam mendukung sektor ekonomi kerakyatan.

Ia mengunjungi sekaligus memborong produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) "Telur Asin Pak Babhin" yang berlokasi di desa setempat, Rabu (22/7/2026).

UMKM tersebut merupakan unit usaha kreatif yang dirintis oleh Aiptu Hartono, seorang anggota Polsek Kedungadem, bersama istrinya, Hartini.

Kunjungan ini menjadi bentuk apresiasi dan perhatian TNI terhadap pelaku usaha lokal yang konsisten berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungannya, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto melihat langsung seluruh alur produksi, mulai dari seleksi bahan baku telur segar, proses pengasinan tradisional, pengemasan yang higienis, hingga strategi pemasarannya.

Ia juga berdialog langsung dengan pemilik usaha guna mendengar tantangan yang dihadapi pascapandemi dan dinamika pasar saat ini.

"Dedikasi Aiptu Hartono ini sangat inspiratif. Di tengah kesibukannya sebagai abdi negara di kepolisian, ia mampu menggerakkan roda ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar melalui kewirausahaan," ujar Dandim.

"UMKM seperti inilah yang menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis," lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Dansatgas TMMD langsung memborong sejumlah besar telur asin hasil produksi setempat. Aksi ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat luas untuk lebih mencintai dan bangga mengonsumsi produk-produk lokal Bojonegoro.

Sementara itu, Aiptu Hartono mengisahkan bahwa bisnis keluarga ini telah berjalan sejak tahun 2010. Berkat komitmen menjaga kualitas, "Telur Asin Pak Babhin" kini telah mengantongi legalitas usaha yang lengkap, termasuk sertifikasi halal dari MUI.

Meski produknya telah dipercaya menjadi salah satu pemasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hartono mengakui bahwa volume penjualan saat ini sedang mengalami penurunan akibat fluktuasi pasar. Saat ini, rata-rata penjualan berkisar antara 100 hingga 150 butir per hari.

"Tantangan pasar pasti ada, namun kami tidak akan menurunkan standar kualitas. Mulai dari kebersihan proses pengasinan hingga pengemasan tetap kami jaga ketat agar konsumen mendapatkan produk yang aman dan bergizi tinggi. Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan motivasi dari Bapak Dansatgas TMMD," ungkapnya.

Kunjungan kerja yang humanis ini diharapkan mampu memicu semangat para pelaku UMKM lain di Kabupaten Bojonegoro untuk terus berinovasi, melengkapi legalitas usaha, dan jeli melihat peluang pasar demi mempercepat pemulihan ekonomi daerah. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aji Susanto
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV