SUARA INDONESIA
Banner

KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 Resmi Ditandatangani DPRD dan Bupati Banyuwangi

BANYUWANGI - Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) perubahan APBD Tahun 2020 resmi ditandatangani Wakil Ketua I DPRD Banyuwangi Muhammad Ali Mahrus, Wakil Ketua II Michael Edy Hariyanto dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.


Penandatanganan tersebut dilakukan secara virtual pada rapat paripurna di gedung dewa setempat pada Rabu (16/9/2020).  Acara tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


Sebelum penandatangan, Badan Anggaran DPRD Banyuwangi Marifatul Kamilah menyampaikan laporan hasil pembahasan rancangan KUPA-PPAS atas perubahan APBD tahun anggaran 2020.


Dalam pemaparannya program prioritas yang tertuang dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2020, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 3,215 triliun kemudian mengalami penurunan sebesar 3,73 persen dari plafon APBD tahun 2020 sebesar Rp 3,339 triliun.


Lebih jauh ia menjelaskan, pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksikan Rp 565,194 miliar, turun sebesar 5,04 persen dari plafon sebesar Rp 595,213 miliar. Pendapatan transfer diproyeksi sebesar Rp 2,346 triliun turun 4,14 persen dari plafon sebesar Rp 2,448 triliun. Lain-lain pendapatan yang sah diproyeksi sebesar Rp 303,2 miliar, meningkat sebesar 2,32 persen dari pagu sebesar Rp 296,3 miliar.


Komposisi belanja daerah dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp 3,398 triliun, mengalami peningkatan sebesar 0,68 persen dari plafon sebesar Rp 3,375 triliun.


"Pembiayaan daerah dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp 183,2 miliar, mengalami peningkatan sebesar 413,19 persen dari pagu di induk APBD tahun 2020 sebesar Rp 35,7 miliar," jelasnya.


Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan perubahan APBD tahun anggaran 2020 dilaksanakan sebagai upaya antisipasi terhadap tantangan eksternal serta sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19.


"Serta menjadi langkah antisipasi terhadap dinamika yang tenggelam saat ini dan akselerasi implementasi awal kebijakan sesuai kapasitas daerah utamanya di masa pandemi saat ini," ucapnya.


Menurutnya peta merah dari banyaknya Covid-19 yang ada di Banyuwangi saat ini sangat berdampak kepada ekonomi. Dirinya pun berharap kepada masyarakat dan dewan untuk bersatu melawan Covid-19.


"Saya sangat berharap terhadap seluruh rakyat di Kabupaten Banyuwangi, eksekutif dan juga legislatif sudah waktunya kita terus bergandengan dan tidak saling menyalahkan," ungkapnya.


Di akhir penyampaiannya, Anas pun berterima kasih kepada Badan Anggaran dan komisi-komisi di DPRD Banyuwangi yang telah membahas dengan intensif dan memberikan koreksi pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 ini. (*)



Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin

Apa Reaksi Anda?