SUARA INDONESIA

16 Kecamatan Masih Terkendala Sinyal, Begini Langkah Kongkrit Diskominfo Jember

Wildan Mukhlishah Sy - 10 April 2022 | 16:04
Pemerintahan 16 Kecamatan Masih Terkendala Sinyal, Begini Langkah Kongkrit Diskominfo Jember

JEMBER- Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Jember masih terkendala koneksi internet, salah satunya adalah Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jember Bobby Arie Sandy membenarkan bahwa, wilayah tersebut masuk dalam blank spot yang menjadi target penangan Diskominfo dan sejumlah perusahaan provider.

"Iya benar, Badean memang masuk blank spot yang menjadi target kami dan provider untuk mencarikan solusi," katanya, saat dikonfirmasi di sela-sela acara Wes Wayahe Jember Berbagi di Desa Badean, Bangsalsari, Minggu (10/4/2022).

Bobby menjelaskan, salah satu langkah kongkret, yang menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah, masyarakat secara kolektif dikoordinir dan diukur oleh pihak desa. 

Selanjutnya, provider akan menentukan dan memancangkan satu titik sinyal, yang bisa diakses untuk radius sekitar 3 Km di setiap desa.

"Itu salah satu solusi yang ditawarkan, jadi dikoordinir oleh desa, berapa orang yang akan memakai internet nanti baru provider menentukan titik untuk memasang pemancar," lanjutnya.

Sebelumnya, terdapat 19 dari 31 kecamatan di Jember masuk daftar blank spot, hingga saat ini diketaui baru 3 kecamatan yang telah tercover jaringan internet.

Kadis Kominfo membeberkan kendala utama dalam percepatan pemerataan jaringan internet adalah, medan dan akses jalan yang berbeda-beda di setiap daerah, sedangkan beberapa diantaranya sulit untuk dijangkau.

"Iya betul baru 3 kecamatan, karena medannya memang sangat sulit untuk dijangkau," bebernya.

Meski demikian, dirinya menegaskan, akan terus melakukan berbagai upaya untuk menangulangi permasalahan tersebut, mengingat internet hampir menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, saat ini memiliki program Smart Village.

"Kita upayakan terus, karena memang salah satu program kami kan digitalisasi. Jadi jaringan juga harus mendukung," tandasnya.

Diinformasikan sebelumnya, Diskominfo Jember telah melakukan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan provider untuk menekan angka blank spot di Kabupaten Jember.

Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya