SUARA INDONESIA

Indonesia dan Jepang Jalin Kerjasama Tingkatkan Pencegahan Covid-19

Surya Eka Aditama - 06 July 2021 | 15:07
Peristiwa Nasional Indonesia dan Jepang Jalin Kerjasama Tingkatkan Pencegahan Covid-19

JAKARTA - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Pemerintah Jepang meluncurkan sebuah proyek bertajuk “Meningkatkan Pencegahan Covid-19 di dan melalui Tempat Kerja”, Selasa (6/7/2021).

Proyek ini bertujuan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dengan meningkatkan pencegahan Covid-19 serta keselamatan dan kesehatan pekerja.

Selain itu proyek tersebut menjadi prasyarat dalam memfasilitasi kembali pembukaan, keberlanjutan dan pengembangan berbagai sektor usaha.

Tak hanya itu proyek tersebut juga akan dilaksanakan dengan partisipasi penuh dari pengusaha dan pekerja.

Haiyani Rumondang, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kementerian Ketenagakerjaan RI, menyatakan bahwa memastikan tempat kerja yang aman untuk bisnis dan pekerja menjadi prioritas penting selama pandemi.

“Melalui proyek kolaboratif ini, kami memandu perusahaan untuk memprioritaskan perlindungan pekerja, yang pada gilirannya, akan turut menopang bisnis. Kami juga mendorong pengusaha dan pekerja untuk lebih tanggap terhadap COVID-19 dengan membangun mekanisme K3 yang lebih tangguh untuk seluruh aspek pekerjaan,” katanya.

Sementara Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi, mengatakan kemitraan ini merupakan kemitraan jangka panjang antara Jepang dan Indonesia, serta pentingnya tempat kerja yang aman.

“Di masa krisis, Jepang akan terus bekerja bergandengan dengan Indonesia. Keselamatan pekerja dan keberlanjutan bisnis menjadi kunci pemulihan ekonomi dan keamanan kerja di tengah pandemi. Kami senang dapat bekerja sama dengan ILO melalui proyek ini untuk mendukung Indonesia dalam memperkuat kapasitas tanggap pandemi dan membangun ketahanan terhadap krisis di masa depan," ujarnya.

Perlu diketahui, proyek baru ini akan menjangkau setidaknya 1.500 tempat kerja, bermitra dengan Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia (IDKI). Berdasarkan penilaian risiko awal, para dokter IDKI akan membantu perusahaan menyusun rencana aksi untuk meningkatkan tindakan-tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus. 

“Di masa krisis seperti ini, kami siap untuk mengabdikan keahlian kami demi membantu pekerja dan perusahaan. Dengan serangkaian tindakan yang tepat, kita dapat memitigasi risiko selama pandemi dan memastikan keselamatan di tempat kerja,” ujar Ketua Umum IDKI Dr. Eddy.

Dari data yang diterima, sampai Agustus 2020, pandemi Covid-19 telah berdampak pada lebih dari 29 juta pekerja di Indonesia. Hal ini semakin memperburuk situasi sekitar 7 juta pencari kerja yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan, di mana 2,6 juta pekerja kehilangan pekerjaan dan 24 juta lainnya mengalami pemotongan jam kerja dan upah sebagai imbas pandemi.

Pewarta : Surya Eka Aditama
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya