SUARA INDONESIA

Nuansa Perayaan Kemerdekaan HUT ke-80 RI di Surabaya Hadir di Atas Kereta Api

Jefri Hadi - 17 August 2025 | 14:08 - Dibaca 456 kali
Peristiwa Nuansa Perayaan Kemerdekaan HUT ke-80 RI di Surabaya Hadir di Atas Kereta Api
Petugas prami Kereta Api Daop 8 Surabaya bagikan bendera ta dai suassan kemeriahan kemerdekaan HUT ke 80 RI tahun 2025. (Foto: Yulian untuk suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, SURABAYA - Tepat jadwal pagi keberangkatan kereta api disambut suara klakson lokomotif menggema dari arah Stasiun Surabaya Pasarturi, Minggu (17/8/2025).

Suara itu sekaligus menjadi tanda dimulainya perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia, bukan di lapangan upacara, melainkan di atas rangkaian kereta api yang sedang melaju.

Di dalam gerbong, penumpang yang semula duduk nyaman mendadak berdiri serentak. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang melalui pengeras suara. Suasana hening berubah khidmat.

Anak-anak kecil menggenggam bendera Merah Putih dengan serius, sementara orang dewasa menundukkan kepala, sebagian merekam dengan telepon genggam.

“Perayaan ini kami hadirkan agar pelanggan tetap bisa merasakan momen istimewa kemerdekaan meskipun sedang dalam perjalanan,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya.

Kemeriahan itu tidak berhenti di lagu kebangsaan. Prama dan prami yang bertugas tampil dalam busana adat, simbol keberagaman Indonesia.

Berbagai kegiatan spesial di atas perjalanan kereta api dan stasiun. Seperti Argo Bromo, Anggrek dan Mutiara Timur, nampak sorak tawa kemeriahan sambil pegang bendera merah putih di tangan penumpang menambah semarak perjalanan yang biasanya rutin.

Momentum itu seolah menghadirkan kembali semangat kemerdekaan 1945, sederhana, menyatukan, dan penuh kebersamaan.

Tema peringatan tahun ini, "Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju," terasa hidup di dalam gerbong, di mana orang-orang dari berbagai latar belakang bisa larut dalam satu rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

"Kami berharap program ini tidak hanya memberi nilai tambah, tetapi juga mengajak masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat dan kebersamaan," ungkap Luqman.

Menurutnya, kereta api yang sejak lama menjadi saksi perjalanan bangsa, kini kembali menjadi ruang kebersamaan.

"Di balik deru mesin dan gemuruh roda baja, semangat gotong royong dan cinta tanah air mengalir, menyertai perjalanan menuju kota-kota di Jawa di momentum perayaan HUT ke 80 Republik Indonesia tahun ini," kata Luqman.

Salah seorang penumpang KA Argo Bromo Anggrek, Rini Kusuma hal tersebut merupakan pengalaman yang berbeda baginya.

"Bagi saya, ini pengalaman yang berbeda. Biasanya ikut upacara di lapangan, kali ini saya menyanyikan Indonesia Raya di atas kereta bersama orang-orang yang baru saya kenal. Rasanya menyentuh sekali," ujarnya.

Di KA Malabar, seorang kakek asal Malang bahkan sempat meneteskan air mata ketika lagu kebangsaan dikumandangkan.

"Saya teringat masa kecil, ikut upacara di sekolah tahun 1950-an. Tidak menyangka hari ini bisa merayakan kemerdekaan di atas kereta," katanya pelan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV