SUARA INDONESIA, BANJARNEGARA - Sebuah truk bermuatan pasir terjun ke sungai sedalam tujuh meter di Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, Jawa Tengah. Minggu (11/1/2026) sore.
Peristiwa ini terjadi saat truk melintasi jembatan penghubung antara Desa Pujungbedung dan Desa Petir yang tiba-tiba ambruk karena tak kuat menahan beban berat. Akibat peristiwa ini jembatan tidak bisa dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga yang berada di sekitar lokasi panik saat melihat jembatan tiba-tiba ambrol tepat ketika truk berada di tengah bentangan. Beruntung, sopir berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Proses evakuasi truk berlangsung dramatis. Satu unit alat berat dikerahkan dan dibantu puluhan warga untuk mengangkat truk dari dasar sungai. Beruntung, saat kejadian debit air sedang surut sehingga kendaraan tidak terseret arus. Peristiwa ini pun menjadi tontonan ratusan warga yang memadati lokasi.
Salah satu warga sekitar, Tumirah, mengaku kaget saat mendengar suara keras dari arah jembatan. Saat itu ia sedang mencuci pakaian di rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Saya sedang mencuci baju, tiba-tiba terdengar suara keras ‘bruug’. Waktu saya lihat, ternyata jembatan sudah ambruk dan truk bermuatan pasir putih jatuh ke sungai,” ujar Tumirah.
Wakapolres Banjarnegara, Kompol Handoyo yang turun langsung ke lokasi kejadian menjelaskan, peristiwa ambrolnya jembatan penghubung Desa Pujungbedung dan Desa Petir terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam kejadian itu, sebuah truk bermuatan pasir putih terjun ke sungai sedalam tujuh meter.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul setengah lima sore. Truk bermuatan pasir putih melintas di atas jembatan, namun tiba-tiba jembatan ambrol dan truk jatuh ke sungai. Tidak ada korban jiwa, sopir hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan medis,” ujar Handoyo.
Ia menambahkan, proses evakuasi truk berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan berada di dasar sungai.
“Truk berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.45 WIB menggunakan alat berat, dengan bantuan unsur TNI, Polri, BPBD, dan warga sekitar,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian akan memasang rambu peringatan dan penutupan akses sementara agar tidak ada kendaraan yang melintas di jalur tersebut hingga kondisi jembatan dinyatakan aman. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi