SUARA INDONESIA, CILACAP - Upaya penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput kembali dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cilacap dengan mengukuhkan kembali pengurus di tingkat bawah.
Setelah mengukuhkan pengurus DPC-DPRt di wilayah Kecamatan Kroya, kini berganti Kecamatan Maos. Kegiatan dilakukan di obyek wisata Kawista Emji di Desa Mernek, Minggu (12/7/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, partai yang diketuai oleh Edy Santoso ini menginginkan adanya keterwakilan PSI di Kecamatan Maos.
"Harapan kita, dengan adanya keterwakilan legislatif disini (Maos), PSI dipercaya oleh masyarakat karena kita memang benar-benar memberikan solusi nyata," ujar Ketua PSI Kabupaten Cilacap Edy Santoso.
Dengan adanya keterwakilan legislatif yang diusung oleh PSI, selain dapat mendukung program partai berjalan dengan baik, juga untuk memajukan wilayah.
"Dari Maos punya satu dewan misalnya, itu sangat bisa untuk membantu memajukan wilayahnya melalui aspirasi yang tidak kemana-mana," ungkap Bos Edy sapaan Ketua PSI Cilacap ini.
Tak hanya wilayah Maos saja, pada Pemilu 2029 nanti, PSI Cilacap menargetkan di masing-masing wilayah terdapat wakil legislatif yang diusung oleh PSI.
"Target kita 24 kursi untuk DPRD Cilacap," tegas ketua partai sekaligus pengusaha sukses ini dengan nada lantang.
Disamping mengukuhkan pengurus, dalam kesempatan tersebut, DPD PSI Cilacap juga membuka peluang usaha dengan menyerap usulan dari kader.
Adapun peluang usaha yang diberikan oleh partai ini agar kader agar memiliki daya saing. Selain itu, memberikan solusi untuk meningkatkan ekonomi di masyarakat.
"Intinya kita bagaimana menahkodai partai, dan saya selaku nahkoda berupaya untuk memberikan solusi kepada masyarakat, khususnya anggota di wilayah Maos ini, melalui program pemberdayaan," terang kader PSI ini.
Selain upaya mensejahterakan anggota, juga untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran. "Kita ingin mengajarkan yang baik melalui usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada," kata Bos Edy.
Sementara usulan kader gajah ini mulai UMKM hingga pembangunan cafe. "Nanti kita menunggu pengajuan dari DPRt lalu kita koordinasikan dengan Ketua DPC, setelah itu baru kita realisasikan," ujar politikus ini.
Peluang usaha tersebut diharapkan mampu merubah pola pikir masyarakat, khususnya anggota dalam berpartai. Selain itu, strategi jitu ini bertujuan untuk membesarkan partai.
"Jadi kita berupaya untuk merubah mindset masyarakat yang terbaik supaya ke depan nanti, tidak ada istilah money politic di masyarakat," pungkas Bos Edy. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Satria Galih Saputra |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi